Logo Mirip Swastika, Salon Rambut di Taiwan Tuai Keluhan

Kompas.com - 19/09/2018, 15:19 WIB
Inilah logo mirip Swastika di Berlin Hair Salon Taiwan yang menuai kontroversi. via Taiwan NewsInilah logo mirip Swastika di Berlin Hair Salon Taiwan yang menuai kontroversi.

TAIPEI, KOMPAS.com - Institut Jerman di Taipei (GIT), kedutaan "de facto" di Taiwan, menyampaikan keluhan kepada salah satu salon rambut.

Dilansir Newsweek Selasa (18/9/2018), GIT meminta agar salon bernama Berlin itu bersedia menurunkan logonya karena mirip lambang Swastika Nazi Jerman.

Logo itu diletakkan di depan pintu masuk salon yang berlokasi di Hsinchu tersebut, memiliki sudut 45 derajat dengan ujungnya berada di sebelah kanan.

Baca juga: 15 September 1935 Ditetapkan Jadi Simbol Nazi Jerman, Ini 4 Fakta Swastika


Dalam pernyataan yang dirilis Minggu (16/9/2018), GIT mengungkapkan pemakaian lambang Swastika demi kepentingan komersial bakal melukai perasaan korban Holocaust.

"Kami menganjurkan kepada pemilik salon itu agar bersedia menurunkan lambang Nazi tersebut," demikian pernyataan GIT.

Lembaga yang didirikan pada 2000 itu mengaku secara pribadi telah meminta kepada si pemilik, Hsu Chen-yang, untuk menurunkan logo tersebut.

Namun, Hsu menolaknya. Taiwan News melaporkan, dia menjelaskan logo itu dibuat seorang desainer yang disewanya.

Logo itu gabungan dari empat pisau cukur yang saling berputar. Dia mengklaim desain itu tak ada hubungannya dengan Nazi.

"Kok bisa dibilang sama? Jelas logo itu berbeda karena desainnya adalah pisau cukur. Saya tak akan menurunkannya," kata Hsu.

Dia melanjutkan, kontroversi logo Swastika itu terjadi karena ada orang yang berniat jahat kepada bisnisnya sehingga membuat laporan tersebut.

Namun, Berlin Hair Salon langsung menuai kecaman netizen di Facebook yang menyebut lambang itu sangat menyinggung.

"Tolong singkirkan Swastika di salon Anda dan silakan mulai belajar sejarah," kata salah satu netizen. "Nama salonnya Berlin? Ada Swastikanya? Tolong pikirkan lagi," imbuh lainnya.

Ini bukan kali pertama lambang itu ditemukan di Taiwan. 24 Desember 2016, SMA Hsinchu Kuang Fu mendapat teguran dari Kantor Kepresidenan agar meminta maaf ke Israel.

Sebabnya, para murid SMA di kawasan utara Taiwan itu berdandan seperti Nazi, bahkan melakukan pawai dengan menggunakan tank tiruan.

Baca juga: Meme Trump Pakai Baju Astronot Berlogo Swastika Hebohkan Publik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X