Meme Trump Pakai Baju Astronot Berlogo Swastika Hebohkan Publik

Kompas.com - 15/08/2018, 10:31 WIB
Meme Presiden AS Donald Trump dan pendukungnya mengenakan baju astronot berlogo swastika yang diunggah oleh mantan penasihat kampanye Trump, Roger Stone. Meme itu kini sudah dihapus. (Twitter) Meme Presiden AS Donald Trump dan pendukungnya mengenakan baju astronot berlogo swastika yang diunggah oleh mantan penasihat kampanye Trump, Roger Stone. Meme itu kini sudah dihapus. (Twitter)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan penasihat kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Roger Stone, mengunggah foto meme yang menghebohkan publik di akun Instagram-nya.

Pada Senin (13/8/2018) malam, Stone membagikan gambar dirinya bersama dengan Trump dan pendukung Trump lainnya mengenakan baju astronot untuk Space Force atau pasukan ruang angkasa dengan berlogo swastika.

"Saya menyukai ini, bangga berada di regu ini," tulisnya pada keterangan gambar sambil menyertakan beberapa tanda pagar seperti #maga #republican #infowars.

Di bawah foto tersebut, terdapat tulisan "Space Force. Di ruang angkasa, tidak ada seorang pun yang bisa mendengar Anda berbohong".

Meski Stone menghapus foto meme itu pada Selasa (14/8/2018), namun sejumlah akun media sosial berhasil mengabadikannya.

Baca juga: Kedubes Polandia di Israel Dicoreti Simbol Swastika

Meme menampilkan 7 orang, seluruhnya mengenakan baju astronot berwarna oranye dengan simbol huruf S dan F yang membentuk simbol swastika.

Huruf S dan F merujuk pada Space Force, yang merupakan ambisi Trump untuk membentuk cabang militer ke-6 AS yaitu pasukan ruang angkasa.

Sebanyak 7 orang yang tampil di meme itu adalah Trump, Stone, Wakil Presiden AS Mike Pence, sekretaris Gedung Putih Sarah Sanders, pengacara pribadi Trump Rudy Giuliani, pembawa acara Fox News Sean Hanny, dan anggota Kongres dari Partai Republik Devin Nunes.

Diwartakan Newsweek, Stone menyampaikan permintaan maaf pada Selasa sore. Dia mengklaim mendapat meme tersebut dari seorang hater.

"Saya tidak menyadari ada simbol swastika pada sudut gambar," tulisnya di akun Instagram-nya, dengan menyertakan gambar bertuliskan "Sorry".

Stone sudah lama dikaitkan dengan investigasi penasihat khusus Robert Mueller terkait intervensi pada pemilu presiden 2016.

Stone mendukung Trump, kendati penyelidikan Mueller terus berlanjut. Dia mengaku tidak melakukan kesalahan apa pun selama kampanye presiden berlangsung.



Sumber Newsweek
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X