Kamar Mayat Penuh, 100 Jenazah Tak Dikenal Disimpan di Kontainer

Kompas.com - 18/09/2018, 19:55 WIB
Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

GUADALAJARA, KOMPAS.com - Otoritas Meksiko saat ini tengah bingung mencari lokasi untuk menempatkan sebuah kontainer pendingin yang berisi lebih dari 100 jenazah tak dikenal.

Kontainer berpendingin itu disewa oleh sebuah rumah mayat di Kota Guadalajara, Meksiko, setelah mereka kehabisan tempat untuk menyimpan jenazah-jenazah yang tidak dikenal.

Pihak pengelola kamar mayat semula menempatkan kontainer berisi jenazah itu sebuah gedung di wilayah Duraznera, di pinggiran kota sebagai tempat penyimpanan sementara.

Namun warga di sekitar protes setelah mulai muncul bau busuk dan serangga yang berdatangan karena jenazah-jenazah itu.


Otoritas setempat kemudian memindahkan kontainer itu ke daerah Tlajomulco, kawasan miskin yang jauh dari pusat kota, hingga protes kembali datang dari penduduk sekitar.

Baca juga: Berbusana ala Mariachi, Sekelompok Pria di Meksiko Tembak Mati 5 Orang

Kontainer tersebut akhirnya dibawa ke gudang penyimpanan di pusat kota, pada Senin (17/9/2018).

Otoritas negara bagian Jalisco saat ini masih mencari solusi jangka panjang untuk menyimpan jenazah-jenazah tersebut.

Dilansir AFP, Menteri Dalam Negeri Meksiko, Roberto Lopez mengutuk keputusan pemerintah negara bagian yang memindahkan jenazah-jenazah itu dari satu tempat ke tempat lain.

Lopez mengatakan, pihak yang bertanggung jawab dalam pemerintahan negara bagian akan dijatuhi hukuman keras.

"Ini menunjukkan ketidaksensitifan beberapa pejabat terhadap masalah sensitif seperti itu, terutama bagi keluarga dari jenazah-jenazah yang tidak diklaim ini," katanya dalam konferensi pers.

Hukum investigasi di Meksiko melarang pihak berwenang melakukan kremasi terhadap jenazah yang diduga terkait dengan kejahatan kekerasan.

Sementara kawasan pemakaman yang bisa digunakan untuk menguburkan jenazah-jenazah tersebut juga sangat terbatas.

"Kami kehabisan makam di mana kami bisa mengubur jenazah-jenazah itu," kata Kepala Unit Penyelidik Forensik Jalisco, Luis Octavio Cotero.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X