Kompas.com - 28/08/2018, 10:12 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Pemerintah Uni Emirat Arab padaSsenin (27/8/2018) membantah klaim dari kelompok pemberontak di Yaman, Houthi, yang menyerang Bandara Internasional Dubai dengan drone  atau pesawat tanpa awak.

Otoritas Penerbangan Sipil (GCAA) menyampaikan, situasi lalu lintas udara berjalan normal, setelah laporan palsu dari kelompok Houthi.

"Pergerakan lalu lintas udara di UEA normal dengan tak ada gangguan. Media Houthi klaim terkait Bandara Internasional Dubai tidak benar," demikian bunyi pernyatan GCAA.

Sebelumnya, kelompok Houthi menyatakan senjata roketnya berhasil menjangkau Bandara Internasional Dubai.

Baca juga: Koalisi Militer Arab Klaim Hancurkan Situs Peluncuran Rudal Houthi

Pemberitaan dari media pasukan Houthi menyebut, roket mengebom bandara hanya dengan menggunakan salah satu dari drone bersenjata yang dimiliki.

Drone Sammad-3 diklaim menyerang bandara, tapi tidak ada bukti atau laporan mengenai kerusakan dan dampak yang ditimbulkan.

Seperti diketahui, Bandara Dubai masuk dalam jajaran bandara tersibuk di dunia berdasarkan data dari Aiports Council International.

Dengan jumlah penumpang mencapai 88 juta penumpang pada 2017, Bandara Dubai menempati posisi ketiga sebagai bandara tersibuk di dunia.

Pada 26 Juli lalu, kelompok pemberontak itu juga membuat klaim yang sama mengenai serangan dengan drone yang sama terhadap bandara Abu Dhabi.

Baca juga: Pemberontak Houthi Serang Kapal Tanker Minyak Saudi di Laut Merah

Klaim tersebut langsung dibantah oleh pemerintah UEA, namun pihak bandara melaporkan adanya insiden pada kendaraan pengangkut di bandara.

UEA merupakan bagian dari koalisi militer Arab Saudi yang telah memerangi Houthi sejak Maret 2015.

Koalisi itu mendukung pemerintah yang diakui dunia internasional, Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.