Kompas.com - 13/08/2018, 06:06 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pasukan Garda Revolusi Iran disebut telah melancarkan uji coba rudal anti-kapal selama dilangsungkannya latihan militer di perairan Teluk pekan lalu.

Disampaikan sumber AS kepada Reuters, rudal anti-kapal itu ditembakkan selama latihan militer besar-besaran yang digelar di lepas pantai Iran. Demikian dilansir dari The New Arab.

Teheran menyebut latihan militer dilangsungkan untuk persiapan menghadapi ancaman yang mungkin datang kepada Iran.

Menurut sumber AS, rudal anti-kapal yang diujicobakan dalam latihan militer tersebut merupakan versi modifikasi dari rudal balistik Fateh 110.

Baca juga: Trump Berlakukan Kembali Sanksi untuk Iran, Ini Dampaknya

Rudal tersebut mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer di atas Selat Hormuz sebelum menghantam daratan di Iran.

Meskipun rudal ditembakkan di wilayah perairan Iran dan bukan hal tak biasa selama latihan militer, Washington melihatnya sebagai bentuk pesan kepada AS atas sanksi baru yang diberlakukan kepada Teheran.

Uji coba rudal tersebut tercatat menjadi yang pertama kalinya dilakukan militer Iran dalam satu tahun terakhir sejak Teheran menguji rudal balistiknya.

AS khawatir latihan yang dilakukan Iran sebagai bentuk simulasi penutupan Selat Hormuz, yang menjadi jalur pelayaran utama untuk minyak dunia.

Seperti yang pernah disampaikan Teheran bahwa mereka akan menutup selat jika AS memberlakukan sanksi baru kepada Iran.

Jika benar-benar terjadi penutupan oleh Iran, hal itu dikhawatirkan bakal memicu perang baru antara Teheran dengan Washington dan negara-negara tetangga Arab.

Baca juga: Rusia Kecewa Keputusan AS yang Kembali Sanksi Iran

"Sangat jelas bagi kami bahwa Iran mencoba menggunakan latihan itu untuk mengirim pesan kepada kami bahwa mereka mampu melakukannya," kata Ketua Komando Pusat AS Jenderal Joseph Votel.

Latihan militer yang dilakukan Iran pekan lalu melibatkan sedikitnya 100 kapal kecil, yang akan mampu memukul kapal angkatan laut AS yang cukup besar di Teluk, jika perang pecah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.