Bentrok Pemilu Zimbabwe Tewaskan 3 Orang, Presiden Salahkan Oposisi

Kompas.com - 02/08/2018, 12:28 WIB
Seorang tentara Zimbabwe memukul pendukung oposisi di jalanan Harare Rabu (1/8/2018). Bentrokan terjadi antara pendukung oposisi dan pasukan setelah massa menyebut Pemilihan Umum di Zimbabwe telah dicurangi.AFP/ZINYANGE AUNTONY Seorang tentara Zimbabwe memukul pendukung oposisi di jalanan Harare Rabu (1/8/2018). Bentrokan terjadi antara pendukung oposisi dan pasukan setelah massa menyebut Pemilihan Umum di Zimbabwe telah dicurangi.

HARARE, KOMPAS.com - Komunitas internasional menyerukan semua pihak di Zimbabwe untuk tenang menyusul bentrokan dalam Pemilihan Umum ( Pemilu).

Kericuhan itu terjadi setelah massa oposisi dari Gerakan Perubahan Demokratis (MDC) melakukan aksi protes karena menyebut ada kecurangan.

Diwartakan Sky News Rabu (1/8/2018), polisi mengatakan jumlah korban yang tewas dari bentrokan antara keamanan dan demonstran mencapai tiga orang.

Baca juga: Bentrok Aksi Protes Hasil Pemilu Zimbabwe, Satu Orang Tewas Ditembak

Menanggapi kericuhan dalam pemilu, Presiden Emmerson Mnangagwa menyalahkan pemimpin oposisi, Nelson Chamisa.

"Pimpinan oposisi Aliansi MDC bertanggung jawab atas gangguan dalam kedamaian di negara ini," ujar Mnangagwa dikutip dari AFP.

Menteri Dalam Negeri Obert Mpofu dalam konferensi pers menegaskan, pemerintah tidak akan menoleransi aksi dari oposisi.

" Oposisi mungkin mengartikan bahwa kami lemah. Saya pikir mereka mencobai kami, dan jelas mereka gagal," koar Mpofu.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, meminta pendukung dari Mnangagwa maupun Chamisa untuk menahan diri.

Sementara organisasi Amnesti Internasional meminta pemerintah pusat untuk mengusut penembakan yang dilakukan tentara hingga berujung tewasnya tiga orang.

Acting Sekjen Amnesti, Colm O Cuanachain dalam rilis pers mengatakan militerisasi dalam pemilu merupakan bentuk pengekangan berekspresi.

Sebelumnya di Senin (30/7/2018), Zimbabwe melaksanakan pemilu pertama sejak Robert Mugabe mengundurkan diri pada 21 November 2017.

Dalam penghitungan sementara pemilu legislatif, partai penguasa Zanu-PF memperoleh 110 kursi, sedangkan MDC 41 kursi di parlemen.

Chamisa mengatakan bahwa hasil pemilihan presiden telah dipalsukan dan menyebut komisi pemilihan sengaja merilis hasil sementara.

Baca juga: Partai ZANU-PF Pimpin Perolehan Kursi Parlemen Sementara Pemilu Zimbabwe

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Internasional
Close Ads X