China Buka Kantor Kedutaan di Burkina Faso - Kompas.com

China Buka Kantor Kedutaan di Burkina Faso

Kompas.com - 13/07/2018, 00:37 WIB
Personil keamanan berjaga di depan markas pasukan pertahanan negara di Ouagadougou, Burkina Faso.AFP / AHMED OUOBA Personil keamanan berjaga di depan markas pasukan pertahanan negara di Ouagadougou, Burkina Faso.

OUAGADOUGOU, KOMPAS.com - Pemerintah China telah membuka kantor kedutaan baru di ibu kota Burkina Faso, Ouagadougou pada Kamis (12/7/2018) setelah negara tersebut mengalihkan hubungan diplomatiknya dari Taipei ke Beijing.

Peresmian kantor perwakilan China di Burkina Faso ditandai dengan penempatan plakat penanda di sebuah hotel kelas atas di mana kedutaan sementara akan beroperasi sembari menunggu selesainya pembangunan gedung baru.

"Hari ini merupakan hari yang bersejarah karena hari ini kedutaan Republik Rakyat China di Burkina Faso resmi dibuka," kata Wakil Perdana Menteri China Hu Chunhua, yang memimpin delegasi ke Ouagadougou.

Baca juga: Burkina Faso Hentikan Impor dari Korea Utara

Hu menambahkan, pembukaan kantor kedutaan tersebut sebagai awal terjalinnya hubungan persahabatan antara kedua negara.

"Burkina Faso merasa terhormat untuk menyambut perwakilan dari negara China di wilayahnya, setelah jeda selama 24 tahun," kata Perdana Menteri Burkina Faso, Paul Kaba Thieba membalas pernyataan Hu.

Melansir dari AFP, di wilayah Afrika, selain Swaziland, yang kini berganti nama menjadi eSwatini, Burkina Faso termasuk negara terakhir yang mempertahankan hubungan diplomatiknya dengan Taiwan.

Namun pada 24 Mei, Burkina Faso mengumumkan pemutusan hubungan diplomatiknya dengan Taiwan dan beralih menjalin hubungan dengan China.

Mereka beralasan perlu mengambil tindakan tersebut karena dilandasi perubahan dunia dan tantangan sosio-ekonomi yang semakin berat dihadapi negara tersebut.

Langkah peralihan tersebut mengejutkan pemerintahan Taiwan hingga memaksa mundurnya Menteri Luar Negeri Joseph Wu.

Kerja sama antara China dengan Burkina Faso telah dimulai dengan rencana pembangunan rumah sakit besar di Bobo-Dioulasso, kota terbesar kedua di negara itu.

Selanjutnya, Hu akan bertemu dengan Presiden Roch Christian Kabore dan diperkirakan bakal menyampaikan undangan untuk kunjungan resmi ke China pada September mendatang, saat digelarnya Konferensi China-Afrika.

Berpenduduk hingga 18 juta orang, Burkina Faso yang berada di selatan Sahara tersebut masuk ke dalam salah satu negara termiskin di dunia, dengan menempati peringkat 185 dari 188 negara dalam Indeks Pembangunan Manusia PBB pada 2016.

Baca juga: Pejabat Burkina Faso Dilarang Terima Hadiah Bernilai 60 Dolar AS


Komentar

Close Ads X