Kim Jong Un Mengobrol dengan Pengkritik Terbesarnya - Kompas.com

Kim Jong Un Mengobrol dengan Pengkritik Terbesarnya

Kompas.com - 13/06/2018, 19:01 WIB
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton (kiri) ketika berbicara dengan Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura Selasa (12/6/2018).AP-Yonhap via Chosun Ilbo Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton (kiri) ketika berbicara dengan Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura Selasa (12/6/2018).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Ada momen unik yang terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) bertemu Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Diwartakan Chosun Ilbo Rabu (13/6/2018), Kim terlihat mengobrol dengan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, saat jamuan makan siang.

Kim dan Bolton berbicara selama 10 menit dalam pertemuan yang dilaksanakan di Hotel Capella, Singapura, pada Selasa (12/6/2018) tersebut.

Baca juga: AS Sebut Libya Bisa Jadi Contoh Denuklirisasi Korut

Mantan Duta Besar AS untuk PBB itu juga terlihat dalam acara makan siang, dan pertemuan Trump-Kim beserta delegasi mereka.

Bolton merupakan sosok yang sangat vokal mendesak Korut untuk melakukan denuklirisasi menyeluruh dan tanpa syarat.

Ketika masih menjadi penasihat mantan Presiden George W Bush, dia sempat dijuluki "penghisap darah dan sampah manusia" oleh media Korut di 2003.

"(Hujatan) itu merupakan penghargaan tertinggi yang pernah saya dapat selama mengabdi di pemerintahan Bush," ujar Bolton dilansir Business Insider.

Di Mei lalu, Bolton mengatakan agar proses pelucutan senjata bisa berjalan sukses, Trump harus menggunakan model Libya.

Di 2003, Pemimpin Libya, Muammar Gaddafi mengizinkan pemeriksa internasional untuk datang setelah dia mengatakan bakal melakukan denuklirisasi.

Namun, delapan tahun kemudian, dia tewas oleh pasukan pemberontak dalam sebuah konflik yang diduga didukung oleh AS.

Kritikan Bolton membuat Pyongyang bereaksi dengan mengecam keras politisi 69 tahun tersebut. Korut juga mengancam bakal membatalkan pertemuan Kim dan Trump.

Chosun memberitakan sebelum pertemuan, Bolton masih berusaha mempengaruhi Trump dengan mendesaknya untuk menggunakan model Libya ke Korut.

Baca juga: Berkomentar Ancam Korea Utara, Wakil Presiden AS Disebut Bodoh


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Megapolitan
Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Nasional
'Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya'

"Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya"

Regional
Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Regional
PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

Megapolitan
Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Internasional
Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Regional
Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Nasional
'Head to Head' Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

"Head to Head" Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

Regional
Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Internasional
Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Megapolitan
Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Megapolitan
Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Regional
5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

Regional

Close Ads X