Kompas.com - 24/05/2018, 12:48 WIB
Wakil Presiden AS Mike Pence. AFP / JOE RAEDLEWakil Presiden AS Mike Pence.

PYONGYANG, KOMPAS.com — Korea Utara memperingatkan Wakil Presiden AS Mike Pence dengan menyebutnya sebagai orang bodoh atas komentarnya mengenai rencana pertemuan puncak antara Donald Trump dengan Kim Jong Un.

Hubungan AS dengan Korea Utara kembali memanas beberapa hari terakhir setelah sebelumnya kedua negara ini dijadwalkan bertemu di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Rencana pertemuan tingkat tinggi itu kini di ambang ketidakjelasan setelah Pyongyang mengancam bakal membatalkannya karena tidak setuju dengan kondisi yang disampaikan Washington.

Sementara Presiden AS Donald Trump menyebut rencana pertemuan masih berjalan dan kedua pihak masih terus berdiskusi soal lokasi dan waktu pertemuan.

Baca juga: Trump: Kim Bakal Berakhir seperti Kadhafi jika Diplomasi Gagal

Namun, Wapres Mike Pence dalam sebuah wawancara di media pada Senin (21/5/2018) lalu berkomentar bahwa Kim Jong Un bakal melakukan kesalahan besar jika mencoba mempermainkan Trump.

Melansir dari AFP, Pence juga menyebut Korea Utara bakal menjadi seperti Libya, dan Kim akan bernasib sama dengan Moamar Ghadafi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Korea Utara bisa berakhir seperti Libya yang mantan pemimpinnya Moamar Ghadafi dibunuh pemberontak jika Kim Jong Un tidak membuat kesepakatan," kata Pence dalam wawanca Senin lalu.

Komentar Wakil Presiden AS itu pun menuai kecaman keras dari Pyongyang. Wakil Menteri Luar Negeri Korut Cho Son Hui menyebut sang wakil presiden dengan sebutan bodoh

"Saya sungguh tidak menyangka dan merasa terkejut dengan pernyataan bodoh dan bebal yang keluar dari mulut wakil presiden AS," kata Cho dalam pernyataan yang dirilis kantor berita KCNA.

"Kami tidak akan meminta AS untuk berdialog ataupun bersusah payah membujuk mereka jika mereka tidak ingin duduk bersama kami," kata Cho.

"Saya akan merekomendasikan kepada Kim untuk membatalkan pembicaraan jika Washington terus membuat ancaman semacam itu," tambahnya.

Baca juga: AS Sebut Libya Bisa Jadi Contoh Denuklirisasi Korut

Komentar serupa sebelumnya jika sempat diutarakan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton yang menjadikan denuklirisasi Libya sebagai contoh untik Korea Utara.

"Apakah AS akan bertemu dengan kami di ruang pertemuan atau berhadapan dengan kami dalam pertempuran nuklir, sepenuhnya tergantung pada keputusan dan perilaku AS," tambah Cho.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.