Cuaca Buruk di India, 47 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Badai dan Petir

Kompas.com - 30/05/2018, 03:33 WIB
Sambaran petir. ThinkstockSambaran petir.

UTTAR PRADESH, KOMPAS.com - Cuaca buruk dengan badai dan petir melanda kawasan India bagian utara pada awal pekan kemarin. Sedikitnya 47 orang telah dilaporkan meninggal dunia akibat cuaca buruk.

Departemen penanggulangan bencana di negara bagian Uttar Pradesh, Bihar, dan Jharkhand melaporkan jumlah korban di masing-masing wilayah yang jika ditotal mencapai 47 orang.

Wilayah negara bagian Bihar menjadi yang terparah dengan jumlah korban tewas 19 orang akibat terjangan angin topan dan petir, Senin (28/5/2018).

"Setidaknya 19 orang telah dikonfirmasi meninggal dunia. Sebanyak 11 di antaranya meninggal akibat tersambar petir," kata Yoginder Singh, petugas dari departemen manajemen bencana setempat kepada AFP, Selasa (29/5/2018).

Baca juga: 2 Perempuan di Jerman Tersambar Petir saat Sedang Selfie

Cuaca buruk meluas ke wilayah negara bagian dengan populasi terpadat, Uttar Pradesh. Dilaporkan angin yang berhembus di wilayah itu mencapai kecepatan 70 kilometer per jam.

"Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas tersambar petir dalam semalam. Angin juga berhembus dengan sangat kencang," ujar TP Gupta, petugas departemen manajemen bencana Uttar Pradesh.

"Korban luka-luka dilaporkan sebanyak 10 orang, beberapa dengan luka bakar dan ada juga yang akibat tersambar petir," tambahnya.

Hampir 200 orang tewas pada bulan ini, hanya di Uttar Pradesh ketika angin kencang dan badai pasir menerjang, merobohkan dinding-dinding bangunan dan juga tiang listrik.

Sementara di Jharkand, timur Bihar, dilaporkan setidaknya 13 orang tewas dan enam orang lainnya cidera akibat cuaca buruk semalam. Demikian disampaikan kepala departemen manajemen bencana setempat, Sushil Kumar.

Badai pasir dan angin kencang disertai petir biasa terjadi di India bagian utara selama April dan Mei.

Baca juga: 30 Orang Tewas di India akibat Badai dan Sambaran Petir

Data dari otoritas manajemen bencana negara (SDMA), sekitar 1.800 orang tewas akibat sambaran petir dalam 12 tahun terakhir.

"Sesuai laporan media, lebih dari 270 orang tewas pada 2017. Namun jumlah itu belum termasuk kematian di daerah terpencil yang tidak dilaporkan."

"Padahal departemen bergantung pada surat kabar harian untuk menghitung jumlah korban," kata mantan pejabat SDMA, Sanjay Srivastava.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X