Kompas.com - 23/05/2018, 07:07 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintahan Trump, Senin (21/5/2018) meminta Iran untuk membuat perubahan besar dalam kebijakan regional dan militernya atau menghadapi sanksi terberat dari AS.

Melalui pidato yang disampaikan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Senin (21/5/2018), AS menyerukan dilakukannya negosiasi kesepakatan baru dengan Iran, menggantikan kesepakatan 2015 yang telah ditinggalkan Washington.

Kesepakatan nuklir Iran 2015 yang ditandatangani oleh enam negara besar pada masa Barack Obama tersebut membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pengurangan sanksi terhadap Iran.

Namun kesepakatan tersebut oleh Donald Trump disebut tidak menghalangi Iran dalam menjalankan program persenjataan misil serta dukungannya kepada kelompok teror.

Baca juga: Menlu AS: Kami Bakal Beri Sanksi Terhebat dalam Sejarah kepada Iran

Kali ini, Trump ingin mengganti kesepakatan tersebut dengan perjanjian yang lebih lengkap, mencakup 12 tuntutan yang harus dipenuhi Iran jika ingin terhindar dari sanksi AS.

Ke-12 tuntutan yang disampaikan Washington kepada Teheran tersebut yaitu:

1. Iran wajib melaporkan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) data lengkap militer terkait program nuklirnya dan secara permanen dan terverifikasi meninggalkannya untuk selamanya;

2. Iran wajib menghentikan pengayaan dan tidak akan pernah kembali melakukan pemrosesan ulang plutonium. Ini termasuk menutup reaktor air beratnya;

3. Iran wajib memberikan akses tanpa batas kepada IAEA untuk memasuki seluruh situs program nuklirnya tanpa terkecuali;

4. Iran harus mengakhiri penyebaran rudal balistiknya, menghentikan peluncuran dan pengembangan lebih lanjut sistem rudal berkemampuan nuklirnya;

5. Iran harus membebaskan semua warga AS, serta warga dari sekutu AS yang ditahan dengan tuduhan palsu;

6. Iran harus mengakhiri dukungannya untuk kelompok teroris di Timur Tengah, termasuk Hizbullah, Hamas, dan kelompok militan Islam Palestina.

Baca juga: Presiden Iran Tepis Ancaman Sanksi Terberat AS

7. Iran harus menghormati kedaulatan Pemerintah Irak dan mengizinkan perlucutan senjata, demobiliasi, dan reintegrasi milisi Syiah;

8. Iran wajib mengakhiri dukungan militernya kepada kelompok milisi Houthi dan bekerja untuk penyelesaian politik damai di Yaman;

9. Iran wajib menarik semua pasukan yang ada di bawah komandonya dari seluruh wilayah Suriah;

10. Iran wajib mengakhiri dukungan untuk Taliban dan teroris lainnya di Afghanistan dan sekitarnya, serta berhenti menyembunyikan pemimpin senior al-Qaeda.

11. Iran harus mengakhiri dukungan pasukan Garda Revolusi Islam (IRG) untuk teroris dan sekutu militan di seluruh dunia;

12. Iran wajib menghentikan tindakan dan perilaku yang mengancam negara-negara tetangganya, termasuk berhenti mengancam Israel, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, maupun ancaman pelayaran internasional hingga serangan siber.

Baca juga: China, Rusia, dan Eropa Bahas Kesepakatan Baru untuk Iran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Arabiya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.