Konflik Soal Tenaga Kerja, Kuwait Usir Duta Besar Filipina

Kompas.com - 26/04/2018, 13:31 WIB
Duta Besar Filipina untuk Kuwait, Renato Villa, saat konferensi pers di Kuwait City. AFP/YASSER AL-ZAYYATDuta Besar Filipina untuk Kuwait, Renato Villa, saat konferensi pers di Kuwait City.

KUWAIT CITY, KOMPAS.com - Otoritas Kuwait memutuskan mengusir duta besar Filipina dan menarik diplomatnya dari Manila. Keputusan itu diambil pada Rabu (25/4/2018), di tengah ketegangan kedua pemerintahan terkait masalah tenaga kerja.

Dilaporkan kantor berita pemerintah KUNA, duta besar Filipina diberi waktu satu pekan untuk segera meninggalkan Kuwait.

Sumber dari kementerian luar negeri Kuwait mengatakan kepada AFP, bahwa mereka telah memanggil Duta Besar Filipina Renato Villa untuk menyampaikan keputusan pengusirannya.

Baca juga: Kekurangan Tenaga Kerja, Kuwait Incar Pekerja Asal Etiopia


Keputusan pengusiran tersebut dilandasi kemarahan pemerintah Kuwait atas tindakan staf kedutaan besar Filipina yang dianggap telah melanggar kedaulatan negaranya.

Hal tersebut menyusul terungkapnya sejumlah video yang memperlihatkan staf kedutaan Filipina yang membantu warganya melarikan diri setelah mendapat perlakuan kasar dari majikannya.

Tiga warga Filipina yang terlibat dalam tindakan tersebut kini dikabarkan dengan ditahan otoritas Kuwait.

Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano telah menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah Kuwait atas insiden tersebut pada Selasa (24/4/2018).

Cayetano menambahkan, staf kedutaan hanya menanggapi keluhan yang dialami warganya yang bekerja di negara itu.

Terkait pengusiran duta besarnya, pemerintah Filipina mengaku terkejut dan merasa terganggu dengan keputusan Kuwait.

"Presiden (Duterte) dan semua pihak terkejut dengan perkembangan ini, karena pertemuan presiden dengan duta besar Kuwait berjalan dengan baik," kata juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque.

Kementerian luar negeri dalam pernyataannya meminta kepada Kuwait untuk menjelaskan keputusan pengusiran dan penarikan duta besarnya dari Filipina itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X