Filipina Umumkan Keluar dari Pakta Militer dengan AS atas Perintah Duterte

Kompas.com - 11/02/2020, 18:31 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP / MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Pemerintah Filipina disebut sudah memberi tahu AS terkait niat mereka untuk keluar dari pakta militer, mengaktifkan masa enam bulan transisi.

Presiden Rodrigo Duterte memerintahkan kabinetnya untuk mengaktifkan pemberitahuan keluar dari Kesepakatan Kunjungan Pasukan (VFA).

Kebijakan itu dilakukan setelah pemimpin berjuluk The Punisher itu marah karena AS membatalkan visa pejabat yang memimpin kampanye melawan narkoba.

Baca juga: SEA Games 2019 Filipina Bermasalah, Duterte Minta Maaf

Pemutusan itu adalah bentuk jawaban Duterte setelah dia berulang kali mengancam bakal memutus relasi dengan mantan penjajah yang kini jadi sekutu militer utama itu.

VFA yang dibuat 1998 adalah kerangka legal bagi keberadaan pasukan AS di wilayah Filipina, sekaligus menjadi landasan latihan gabungan militer dua negara.

Pemutusan pakta militer itu membutuhkan waktu 180 hari, di mana dua negara bisa mempergunakannya guna melakukan negosiasi.

Dalam keterangan tertulis, Kedutaan Besar AS di Manila menyebut pengumuman itu bisa memengaruhi relasi bilateral secara signifikan.

"Secara hati-hati, kami akan mempelajarinya langkah terbaik untuk terus maju dan memperjuangkan kepentingan masing-masing," jelas Kedubes AS.

Keberadaan VFA itu menjadi bahan kritikan bagi kalangan kiri dan nasionalis. Sebab, perjanjian itu memberi perlindungan bagi tentara AS yang melakukan kejahatan.

Baca juga: Duterte Bakal Larang Vape yang Beracun, Ancam Menangkap Orang yang Mengisap di Tempat Umum

"Dampak Negatif"

Sementara kalangan pendukung menuturkan keluar dari VFA bisa menurunkan kemampuan militer Filipina dalam mempertahankan diri.

Selain itu, manuver tersebut bisa menyulitkan AS dalam menghadapi China, terutama di kawasan sengketa Laut China Selatan.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
Telanjang Dada di Depan Anak Tiri, Wanita Ini Dibawa ke Pengadilan

Telanjang Dada di Depan Anak Tiri, Wanita Ini Dibawa ke Pengadilan

Internasional
Publik AS Diminta untuk Bersiap Menghadapi Virus Corona

Publik AS Diminta untuk Bersiap Menghadapi Virus Corona

Internasional
52 Orang Meninggal, China Catatkan Angka Kematian Virus Corona Terendah dalam 3 Pekan Terakhir

52 Orang Meninggal, China Catatkan Angka Kematian Virus Corona Terendah dalam 3 Pekan Terakhir

Internasional
Kasus Virus Corona Terjadi di Hotel Spanyol dan Austria, Tamu: Liburan Terasa Seperti di Neraka

Kasus Virus Corona Terjadi di Hotel Spanyol dan Austria, Tamu: Liburan Terasa Seperti di Neraka

Internasional
Virus Corona Infeksi Lebih dari 1.100 Orang di Korea Selatan

Virus Corona Infeksi Lebih dari 1.100 Orang di Korea Selatan

Internasional
Berkeringat Saat Konferensi Pers, Menteri Iran Ini Ternyata Terinfeksi Virus Corona

Berkeringat Saat Konferensi Pers, Menteri Iran Ini Ternyata Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X