Turki Kecam Pengerahan Militer Israel dalam Bentrokan di Jalur Gaza

Kompas.com - 31/03/2018, 13:37 WIB
Warga Palestina dalam aksi unjuk rasa di perbatasan Jalur Gaza berlari menghindari tembakan gas air mata yang diluncurkan melalui drone milik militer Israel, Jumat (30/3/2018). AFP/MAHMUD HAMSWarga Palestina dalam aksi unjuk rasa di perbatasan Jalur Gaza berlari menghindari tembakan gas air mata yang diluncurkan melalui drone milik militer Israel, Jumat (30/3/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki menuduh Israel telah menggunakan kekuatan yang tak seimbang terhadap warga Palestina dalam bentrok yang terjadi di perbatasan Jalur Gaza.

"Kami mengecam keras aksi penggunaan kekuatan yang tak seimbang yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina saat aksi damai di Gaza," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan, Jumat (30/3/2018).

Pemerintah Turki juga menyampaikan keprihatinannya atas jatuhnya korban baik luka maupun meninggal dunia.

Melalui Kementerian Luar Negeri, Turki mendesak kepada Israel untuk secepatnya mengakhiri penggunaan kekuatan terhadap warga sipil Palestina yang hanya akan meningkatkan ketegangan di kawasan itu.

Baca juga: Mesir Buka Perbatasan dengan Jalur Gaza selama Dua Hari

"Kami turut mengajak kepada komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawab dalam meyakinkan Israel agar menghentikan sikap yang bermusuhan," tambah pernyataan itu.

Puluhan ribu warga Palestina ambil bagian dalam aksi protes di sepanjang pagar perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, Jumat (30/3/2018).

Aksi yang digelar memperingati Hari Tanah Palestina itu menuntut kepada Israel untuk mengizinkan para pengungsi yang terusir dari kampung halaman mereka selama peperangan agar dapat kembali.

Hari Tanah Palestina merupakan peringatan terjadinya bentrokan yang menyebabkan enam demonstran tak bersenjata Arab meninggal dunia dalam aksi menentang Israel pada 1976.

Aksi yang dilakukan warga Palestina mulai 30 Maret itu direncanakan berlangsung selama enam pekan dan seharusnya berjalan damai.

Baca juga: Warga Palestina Siapkan Demonstrasi Tenda di Perbatasan Gaza-Israel

Namun hanya beberapa saat setelah aksi dimulai, bentrokan dengan pasukan Israel terjadi di sejumlah titik di sepanjang perbatasan.

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan setidaknya sudah 16 warga Palestina meninggal dunia, sementara ratusan lainnya terluka akibat bentrokan.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X