Kompas.com - 23/03/2018, 13:58 WIB

DHARAMSALA, KOMPAS.com - Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama tidak akan melakukan kunjungan ke luar negeri pada tahun ini.

Juru bicara Pusat Administrasi Tibet Sonam Dagpo mengatakan, Dalai Lama kini telah berusia 82 tahun dan akan terlalu lelah untuk bisa bepergian jauh.

"Yang Mulia kelelahan setelah mengajar untuk jangka waktu yang lama. Karena itu, beberapa janji telah dibatalkan," katanya.

Dia menambahkan, secara umum, Dalai Lama dalam kondisi yang sehat.

Baca juga : Kutip Dalai Lama, Mercedes-Benz Minta Maaf pada Masyarakat China

"Biasanya kunjungan itu berupa upacara peresmian, pemotongan pita, yang hanya berlangsung beberapa jam," ucap Dagpo.

"Namun, beberapa kunjungan lain seperti untuk mengajar dan biasanya selama 7 hari, dan kini semakin dia kurangi," katanya.

Selama beberapa dekade, Dalai lama telah membawa ajaran Buddha kepada masyarakat luas di seluruh dunia, sekaligus melobi para pemimpin politik untuk menekan China agar memberi Tibet otonomi budaya yang lebih banyak.

Tahun lalu, Dalai Lama berkunjung ke acara publik di 8 kota di luar negeri, 16 kota pada 2016, dan 11 kota pada 2016.

Sementara, peringatan 60 tahun Dalai Lama yang hidup di pengasingan di India akan dirayakan pada akhir Maret ini.

Baca juga : Dalai Lama Luncurkan Aplikasi di iPhone

Dalai Lama telah tinggal di pengasingan di Dharamshala, India, sejak meninggalkan Tibet pada 1959 setelah kegagalan pemberontakan terhadap China.

Dalai Lama yang memilih perjuangan tanpa kekerasan yang disertai tawa khasnya membuatnya menjadi tokoh dunia sehingga membuat Tibet tetap disorot dunia.

Dia menjadi sosok yang mempersatukan rakyatnya baik yang tinggal di Tibet maupun di luar negeri. Namun, upayanya memperjuangkan otonomi selama beberapa dekade hanya menunjukkan sedikit kemajuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.