Dalai Lama Luncurkan Aplikasi di iPhone

Kompas.com - 15/12/2017, 12:25 WIB
Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama. TORU YAMANAKA / AFPPemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

LHASA, KOMPAS.com - Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, kini bisa semakin dekat dengan para pengikutnya di seluruh dunia secara daring (online).

BBC mewartakan Jumat (15/12/2017), pemimpin 82 tahun tersebut meluncurkan aplikasi Dalai Lama di iPhone.

Nantinya, aplikasi tersebut tidak sekedar memuat petuah-petuah hidup darinya.

Namun juga rencana perjalanan, dokumentasi selama kunjungannya, hingga berita terkait Dalai Lama.

Baca juga : Dalai Lama: Buddha akan Menolong Muslim Rohingya

Dalai Lama dikenal sebagai sosok yang membuka diri terhadap zaman, terutama teknologi. Keterbukaan itu ditunjukkan dengan akun pribadinya di Twitter.

Dalam kicauannya bertanggal 11 Maret 2016, Dalai Lama menekankan teknologi bagaikan pisau bermata dua.

Teknologi, dalam pandangan Dalai Lama, bisa memberikan efek positif atau negatif.

"Tergantung siapa yang menggunakannya. Seharusnya kita terbantu dengan adanya teknologi, bukan malah diperbudak," kata Dalai Lama.

Aplikasi yang diluncurkan Dalai Lama mengikuti aplikasi Pengakuan yang dibuat Gereja Katolik Roma di masa kepemimpinan Paus Benediktus XVI pada 2013.

Baca juga : Abaikan Peringatan China, Botswana akan Terima Dalai Lama

Sekilas Tentang Dalai Lama

  • Nama resminya adalah Tenzin Gyatso. Namun, nama kecil Dalai Lama adalah Lhamo Thondup
  • Lahir di Tibet, Dalai Lama sudah hidup dalam masa pengasingan sejak China menekan Tibet selama enam dekade terakhir
  • Sebagai pemimpin agama Buddha, Dalai Lama diakui sebagai salah satu pemimpin agama berpengaruh dunia, dan toleran terhadap umat agama lain
  • Dalai Lama membuat pemerintahan sendiri di Tibet
  • Pada 1989, dia memenangkan Nobel Perdamaian



Sumber BBC
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X