Ajari Anjingnya Lakukan Hormat ala Nazi, Pria Skotlandia Ditahan

Kompas.com - 21/03/2018, 16:16 WIB
Anak anjing dalam video tampak mengangkat satu kaki depannya seolah melakukan salam hormat ala Nazi. YOUTUBE/THE INDEPENDENTAnak anjing dalam video tampak mengangkat satu kaki depannya seolah melakukan salam hormat ala Nazi.

COATBRIDGE, KOMPAS.com - Seorang pria asal Skotlandia dinyatakan bersalah telah melakukan kejahatan kebencian karena mengajarkan anjing peliharaan kekasihnya berpose 'hormat' ala Nazi.

Mark Meechan (30), asal Coatbridge, Lanarkshire ditahan setelah videonya yang merekam aksi seekor anak anjing mengangkat sebelah tangan, seperti hormat yang dilakukan tentara Nazi.

Dalam video yang diunggahnya ke kanal Youtube pada April 2016 lalu itu, anak anjing yang terekam akan bereaksi ketika mendengar kalimat "gas para Yahudi".

Selain itu, anjing tersebut juga akan mengangkat kaki kanan depannya ketika mendengar kata "sieg heil" yang berarti "salam kemenangan" dalam bahasa Jerman.

Baca juga: Kloning Anjing Kesayangannya, Perempuan di AS Rela Bayar Rp 680 Juta

Video yang diberi judul "M8 Yur Dug's a Nazi" itu telah ditonton hingga lebih dari 3 juta kali.

Persidangan yang digelar di Pengadilan Airdrie, Skotlandia menetapkan Meechan bersalah telah melakukan kejahatan kebencian dan akan menjalani sidang pembacaan hukuman pada April mendatang.

Meechan berkata dirinya hanya membuat video tersebut sebagai guyonan antara dia dengan kekasihnya Suzanne Kelly (29), yang juga adalah pemilik anjing dalam video.

Dia juga mengaku tidak berniat menyebarkan kebencian karena hanya membagikan video tersebut kepada teman-teman dekatnya.

"Tapi seseorang membagikan video itu ke media sosial Reddit dan menjadikan video itu populer," kata Meechan.

Dia menyebut kasus yang menimpanga itu sebagai sebuah kesialan yang tak biasa. Akibat video itu juga dia sempat delapan kali kehilangan pekerjaan. Meechan mengklaim tujuan video itu hanya sebagai lelucon dan tidak pernah berniat menyebar kebencian.

Namun Sherif Derek O'Caroll dengan tegas mengatakan video tersebut "menyerang secara kasar dan mengancam".

Sherif O'Caroll menambahkan pelaku secara sadar menyebut video itu lelucon yang kasar.

Baca juga: Majikannya Meninggal, Anjing Ini Tak Mau Pergi dari Rumah Sakit

"Dia tahu apa yang dia lakukan. Hal itu sudah menjadi bukti bahwa video itu adalah bentuk antisemit," kata O'Caroll.

Sherif O'Caroll menambahkan, alasan pelaku yang menyebut video hanya untuk tujuan privat tidak dapat dipercaya karena tidak ada tindakan pencegahan yang dilakukan saat video itu dibagikan secara publik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X