Penembakan di Sekolah Kembali Guncang AS

Kompas.com - 20/03/2018, 20:46 WIB
Polisi tengah berjaga di depan SMA Great Mills di Maryland, Amerika Serikat Selasa (20/3/2018). Dilaporkan terdapat korban luka dalam penembakan ke-16 di sekolah AS sepanjang 2018 ini.Twitter/@khalid_pk Polisi tengah berjaga di depan SMA Great Mills di Maryland, Amerika Serikat Selasa (20/3/2018). Dilaporkan terdapat korban luka dalam penembakan ke-16 di sekolah AS sepanjang 2018 ini.

GREAT MILLS, KOMPAS.com - Insiden penembakan di sekolah kembali mengguncang Amerika Serikat ( AS) Selasa (20/3/2018) waktu setempat.

Dilaporkan London Evening Standard, SMA Great Mills di Lexington Park, Maryland, harus ditutup setelah seorang yang bersenjata menyerang sekolah tersebut.

Seorang siswi Great Mills sempat menuliskan perkembangan penembakan di akun Twitternya. Dilaporkan, beberapa orang terluka karena insiden itu.

Baca juga : Pesan Ancaman Penembakan Ditemukan di Meja Belajar di Sekolah AS

"Ada suara yang memekakkan telinga. Setelah itu semua orang berteriak dan berlari. Kemungkinan, ada seseorang yang tewas. Tolong, tetap doakan kami," tutur siswi tersebut.

Adapun murid lainnya, Jonathan Freese kepada CNN berujar, polisi berhasil mengamankan dia dan teman-temannya keluar. "Saya masih sedikit terguncang," katanya.

Gubernur Maryland, Larry Hogan menyatakan bakal terus memantau situasi yang ada di SMA Great Mills.

"Doa dan harapan kami menyertai murid-murid, staf sekolah, serta petugas penyelamat," kata Hogan melalui kicauan di Twitternya.

Insiden di Maryland terjadi sebulan setelah remaja 19 tahun bernama Nikolas Cruz menyerang SMA Marjory Stoneman Douglas di Hari Valentine (14/2/2018).

Aksinya yang membawa senapan serbu AR-15 membuat 17 orang murid dan guru, serta melukai 15 orang lainnya.

CNN memberitakan, dengan penembakan di Maryland, total terdapat 16 insiden penembakan di sekolah yang terjadi sepanjang 2018 ini.

Baca juga : Peringati Tragedi Penembakan di Florida, Ribuan Murid Turun ke Jalan



Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X