Pesan Ancaman Penembakan Ditemukan di Meja Belajar di Sekolah AS

Kompas.com - 16/03/2018, 17:37 WIB
Mobil polisi terlihat diparkir di luar SMA Forest Hills, Queens, New York, Kamis (15/3/2018). RYAN KELLEY/QNSMobil polisi terlihat diparkir di luar SMA Forest Hills, Queens, New York, Kamis (15/3/2018).

QUEENS, KOMPAS.com - Sebuah pesan bernada ancaman penembakan ditemukan di SMA Forest Hills, di Queens, New York. Pesan tersebut berupa coretan di atas salah satu meja belajar.

Meningkatnya kasus penembakan yang terjadi di sekolah membuat pihak sekolah waspada dan melaporkan hal tersebut kepada polisi.

Pesan coretan tersebut bertuliskan 'Saya akan menembak sekolahan pada hari Jumat'.

'Mungkin akan saya lakukan mungkin juga tidak, tergantung apakah orang-orang mau menjadi teman saya.. Saya tidak punya teman.. saya akan menyasar orang-orang mulai dari ruang bawah tanah dan naik ke atas'.

Baca juga: Peringati Tragedi Penembakan di Florida, Ribuan Murid Turun ke Jalan

Polisi menerima laporan ancaman sekitar pukul 11.00 pagi. Menurut sumber kepolisian, pesan tersebut menunjukkan kemungkinan adanya siswa yang memiliki senjata api.

Petugas dari kepolisian New York pun dikirim ke sekolah tersebut.

"Kami memberlakukan penutupan lunak di SMA Forest Hills. Semuanya baik-baik saja. Ini hanya sebagai tindakan pencegahan. Para guru dan siswa semua baik-baik saja," tulis Wakil Inspektur Robert Ramos, Komandan Divisi 112 Kepolisian New York, di akun Twitter.

Ramos menambahkan, polisi telah memastikan kabar ancaman tersebut hanyalah tindakan iseng belaka dan telah menahan satu orang yang diduga bertanggung jawab atas isu tersebut.

Selama proses penguncian, para siswa dan guru dikumpulkan dalam satu ruangan untuk pengamanan, sementara polisi menyisir bangunan sekolah.

Upaya penyisiran oleh polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda ancaman dan status penguncian telah dicabut sebelum pukul 13.00 siang.

"Keselamatan para siswa dan staf pengajar menjadi prioritas utama kami."

"Ancaman serius ini telah dilaporkan kepada kepolisian untuk dilakukan penyelidikan dan diputuskan tidak ada ancaman yang ditemukan," kata juru bicara Departemen Pendidikan kepada QNS.

Baca juga: Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di AS, Satu Murid Tewas

Para siswa maupun staf sekolah juga telah dibubarkan menyusul pencabutan status penguncian sekolah.

Belum ada informasi mengenai satu orang yang ditahan maupun tuduhan yang diberikan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X