Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di AS, Satu Murid Tewas

Kompas.com - 08/03/2018, 11:07 WIB
Situasi di SMA Huffman setelah penembakan fatal pada Rabu (7/3/2018) di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat. (AP via VOA News) Situasi di SMA Huffman setelah penembakan fatal pada Rabu (7/3/2018) di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat. (AP via VOA News)

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Seorang murid tewas dan satu lainnya berada dalam kondisi kritis setelah insiden penembakan saat jam pulang sekolah terjadi di SMA Huffman, Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, Rabu (7/3/2018).

Kepala Kepolisian Birmingham Orlando Wilson menyatakan, pihaknya menganggap penembakan tersebut dilakukan secara tidak disengaja.

Namun, polisi tetap melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan kamera pengawas di sekolah.

"Pada saat ini, kami mempertimbangkan insiden ini merupakan tindakan tidak sengaja," katanya.

Polisi meyakini penembakan tidak dilakukan oleh seseorang dari luar yang memasuki area sekolah.

Baca juga : Penembakan Sekolah di Florida, Trump Kritik FBI dan Partai Demokrat

Wilson menolak untuk merilis identitas siapa yang melepaskan tembakan dan jenis senjata api yang digunakan. Hingga kini, belum ada individu yang ditahan terkait peristiwa penembakan.

Dia juga memastikan detektor logam yang berada di sekolah dapat berfungsi dengan baik.

"Kami menginterogasi staf, murid, dan siapa saja yang berada di area tersebut. Penembakan ini seharusnya tidak terjadi di sekolah," ujarnya.

Wali Kota Birmingham Randall Woodfin mengatakan, murid yang tewas merupakan perempuan berusia 18 tahun dalam 30 hari lagi. Dia merupakan senior yang memiliki impian untuk menjadi perawat.

"Kami tidak hanya berbicara mengenai tentang seseorang, tapi tentang kehilangan sebagian dari masa depan kami," katanya.

Baca juga : Di Florida, Kini Guru Boleh Membawa Senjata ke Sekolah

Gubernur Alabama Kay Ivey mengeluarkan pernyataan ungkapan duka atas kematian murid di wilayahnya.

"Saya berdoa untuk keluarga perempuan muda yang kehilangan nyawanya secara tragis lebih awal," katanya.

"Tidak ada tempat bagi murid untuk memiliki senjata api atau senjata lainnya di sekolah," tambahnya.



Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X