Putra Mahkota Saudi Sembunyikan Ibunya dari Raja Salman dan Publik

Kompas.com - 16/03/2018, 10:34 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota baru Kerajaan Arab Saudi. Arab NewsPangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota baru Kerajaan Arab Saudi.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Raja Arab Saudi di masa depan, Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, menyembunyikan keberadaan ibunya dari ayahnya, Raja Salman, dan publik.

Laporan dari NBC News, Kamis (15/3/2018), 14 pejabat dan mantan pejabat senior AS menyebutkan, Pangeran Mohammed tidak memperbolehkan ibunya bertemu Raja Salman selama lebih dari dua tahun.

Pangeran Mohammed sebelumnya menyatakan, sang ibu sedang berada di luar negeri untuk menjalani perawatan medis.

"Jadi, Raja Salman tidak akan tahu bahwa anaknya berada di belakang penyebab istrinya terus absen," kata sumber dari pejabat AS secara anonim kepada NBC News.

Baca juga: Arab Saudi Bakal Buat Bom Nuklir jika Iran Punya Senjata Serupa

Pangeran Mohammed disebut khawatir dengan ibunya yang kemungkinan menentang rencananya meraih kekuasaan di kerajaan tersebut.

Sang ibu yang merupakan istri ketiga dari Raja Salman diyakini akan memengaruhi raja untuk mencegahnya menjadi putra mahkota.

Pejabat AS menyatakan, Pangeran Mohammed menempatkan ibunya di sebuah istana di Arab Saudi untuk beberapa lama, tanpa sepengetahuan sang raja.

Sementara kedutaan besar Saudi di Washington DC menyangkal laporan NBC News.

Juni 2017, Pangeran Mohammed tiba-tiba menggantikan posisi saudaranya, Pangeran Mohammed bin Nayef, untuk menjadi putra mahkota kerajaan yang kaya minyak tersebut.

Dia menerapkan reformasi ekonomi dan sosial pada bulan-bulan berikutnya. Puncaknya, pada November 2017, dia melakukan kampanye pemberantasan korupsi dan menangkap 200 pejabat, pengusaha, dan pangeran Saudi.

Baca juga: Putra Mahkota Saudi: Pemimpin Iran Sama seperti Hitler

Selain itu, dia juga berupaya mengubah negara konservatif dengan memberikan hak lebih kepada perempuan. Kerajaan Saudi telah menghapus larangan mengemudi bagi perempuan dan mengizinkan kaum hawa bergabung dengan militer.

Pangeran Mohammed juga memiliki misi membawa perempuan menyumbang kontribusi pada perekonomian.



Sumber NBC News,NPR
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X