Putra Mahkota Saudi: Pemimpin Iran Sama Seperti Hitler

Kompas.com - 15/03/2018, 21:02 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi sekaligus Menteri Pertahanan, Pangeran Mohammed bin Salman saat menghadiri pertemuan pertama menteri pertahanan dan pejabat 41 negara Islam untuk melawan terorisme, di Riyadh, Arab Saudi, Minggu (26/11/2017). (AFP/Fayez Nureldine)
Putra Mahkota Arab Saudi sekaligus Menteri Pertahanan, Pangeran Mohammed bin Salman saat menghadiri pertemuan pertama menteri pertahanan dan pejabat 41 negara Islam untuk melawan terorisme, di Riyadh, Arab Saudi, Minggu (26/11/2017). (AFP/Fayez Nureldine)
|

RIYADH, KOMPAS.com - Sambil menyamakan pemimpin Iran dengan  Adolf Hitler, putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman juga memberikan peringatan lain.

Dalam wawancaranya dengan stasiun televisi CBS yang disiarkan Kamis (15/3/2018), pria yang juga kerap dipanggil MBS ini menyebut soal senjata nuklir Iran.

MBS menekankan, jika Iran memiliki senjata nuklir maka Arab Saudi juga akan mengikuti langkah tersebut.

"Arab Saudi tak pernah menginginkan untuk memiliki senjata nuklir, tetapi jika Iran mengembangkan senjata nuklir, tanpa ragu kami akan mengikuti sesegera mungkin," ujar Pangeran MBS yang petikan wawancaranya ditayangkan dalam program "CBS This Morning".

Baca juga : Pekan Depan, Trump Bertemu Putra Mahkota Saudi

Pangeran berusia 32 tahun itu kemudian menyamakan pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei sebagai "Hitler baru" karena keinginannya untuk melebarkan pengaruh.

"Dia (Khamenei) ingin menciptakan proyeknya sendiri di Timur Tengah, amat mirip dengan Hitler yang selalu ingin memperluas kekuasaannya setiap waktu," kata dia.

"Banyak negara di dunia dan Eropa tak menyadari betapa berbahayanya Hitler hingga dia berbuat sesuatu. Saya tak ingin hal semacam itu terjadi di Timur Tengah," tambah MBS.

Menurut rencana, hasil wawancara CBS dengan Pangeran Mohammed bin Salman akan ditayangkan dalam program "60 Minutes" pada Minggu (18/3/2018).

Wawancara itu akan disiarkan dua hari sebelum Pangeran Mohammed bin Salman dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Baca juga : Kunjungi Inggris, Apa Agenda Utama Putra Mahkota Saudi?

 



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X