Kompas.com - 23/02/2018, 16:16 WIB

CAPE TOWN, KOMPAS.com - Sebuah pemandangan memilukan terjadi di sebuah bagian taman nasional di Afrika Selatan (Afsel).

Seekor anak badak yang kelaparan terlihat berusaha menyusu ke induknya yang ternyata telah mati, dan culanya diambil oleh para pemburu gelap.

Dilaporkan Daily Mirror Kamis (22/2/2018), peristiwa tersebut terjadi pekan lalu, dan diabadikan oleh yayasan Rhino 911.

Rhino 911 adalah organisasi non-profit yang khusus menangani masalah badak. Adapun aktivitas mereka banyak menggunakan helikopter.

Nico Jacobs, pilot helikopter Rhino 911 bercerita, awalnya dia menerima panggilan bahwa ada Lottie, nama anak badak tersebut, berjalan sendiri dalam keadaan dehidrasi.

Baca juga : Pemburu Gelap Tewas Dimangsa Singa, Hanya Tersisa Kepala

Pemandangan itu langsung membuat Jacobs curiga. Biasanya, anak badak tidak akan berjalan sendirian tanpa pengawasan sang induk.

Dia kemudian mencoba mencari di mana induknya, hingga dia menemukan seekor badak yang mati tanpa cula.

Jacobs menduga, induknya telah dibunuh oleh pemburu gelap demi mendapatkan cula yang bisa dijual 10.000 poundsterling Inggris, sekitar Rp 190 juta, sebuah.

Yang membuat Jacobs heran, penembakan itu terjadi di kawasan tengah taman seluas 570 kilometer persegi tersebut.

Sebab, kawasan tersebut menjadi medan yang terkenal sulit dijangkau oleh para pemburu gelap.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.