Kompas.com - 30/01/2018, 20:56 WIB
|
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan  di India pekan lalu memberikan izin "libur" dua pekan untuk seorang terpidana kasus pembunuhan.

Siddique Ali (40), terpidana hukuman seumur hidup ini dibebaskan sementara oleh Pengadilan Tinggi Madras menyusul permohonan dari istrinya.

Sang istri memohon agar suaminya diizinkan menjalani terapi kesuburan agar pria itu berkesempatan menjadi seorang ayah.

Keputusan pengadilan tinggi Madras ini merupakan hal istimewa karena biasanya pengadilan India jarang mengakui hak-hak narapidana yang terkait dengan masalah perkawinan.

Baca juga : Narapidana Tertua Berusia 100 Tahun Akhirnya Dibebaskan

Majelis hakim menilai Siddique Ali dibebaskan sementara di  bawah kondisi "luar biasa" dengan tujuan agar dia bisa melanjutkan keturunannya.

Majelis hakim menolak argumen bahwa hukum tak bisa membebaskan seorang tahanan hanya dengan alasan agar dia bisa "membuat anak".

Hakim justru menilai, istri Siddique Ali adalah pihak yang mendeerita dan permintaannya untuk memiliki anak dilindungi hukum dan tak bisa diabaikan.

"Sebagai manusia, narapidana juga ingin berbagi dengan teman hidupnya seperti manusia pada umumnya. Hak ini tak bisa dihilangkan meski mereka berstatus narapidana," demikian amar putusan hakim.

Setelah memberikan "libur" dua pekan, pengadilan memerintahkan Ali untuk kembali ke penjara pada 3 Februari mendatang. Namun, Ali bisa mengajukan permohonan tambahan "cuti" jika diperlukan.

Ali diputuskan bersalah dua tahun lalu, tetapi rincian kasus yang menjerat pria ini tak dibeberkan pihak pengadilan.

Baca juga : Polisi Filipina Masih Kejar 97 Narapidana yang Kabur

Sementara itu, kuasa hukum Ali mengatakan, sang klien dan istrinya kini sedang melakukan konsultasi dengan pakar kesuburan.

"Para dokter sedang melakukan tes dan kami harap keinginan mereka memiliki anak bisa terwujud," kata sang kuasa hukum.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.