Polisi Filipina Masih Kejar 97 Narapidana yang Kabur

Kompas.com - 11/01/2017, 20:34 WIB
Sekelompok besar militan bersenjata menyerbu penjara di kota Kidapawan, Filipina selatan, Rabu (4/1/2016) dini hari. Akibatnya, hampir 160 napi kabur dan seorang sipir penjara tewas. Lima napi lagi ditembak mati saat dikejar polisi. AFP/Dondi TawataoSekelompok besar militan bersenjata menyerbu penjara di kota Kidapawan, Filipina selatan, Rabu (4/1/2016) dini hari. Akibatnya, hampir 160 napi kabur dan seorang sipir penjara tewas. Lima napi lagi ditembak mati saat dikejar polisi.
EditorErvan Hardoko

MANILA, KOMPAS.com - Aparat keamanan Filipina hingga kini belum berhasil menangkap kembali hampir 100 narapidana yang kabur pekan lalu.

Kepolisian mengatakan, pihaknya sudah melakukan perburuan besar-besaran di kawasan pertanian dan desa-desa kecil di sekitar Kidapawan City tempat pembobolan penjara berlangsung.

Hasil dari perburuan itu, polisi sudah menangkap 51 narapidana dan menembak mati 10 lainnya.

Namun, sebanyak 97 orang masih buron. Demikian kepala kepolisian provinsi Cotabato Senior Superintendent Emmanuel Peralta, Rabu (11/1/2017).

Dia mengatakan, sebagian narapidana kini berlindung di kamp-kamp milik kelompok militan yang berada di kawasan itu.

Namun, para pemberontak Muslim enggan menampung para narapidana yang beragama Kristen.

"Itu pengakuan dari para narapidana yang sudah ditangkap kembali," kata Peralta.

Keterangan yang sama juga disampaikan kepala lembaga pemasyarakatan Cotabato, Superintenden Simeon Dolojo.

"Menurut laporan dari kepolisian dan militer, para narapidana ini berbaur dengan berbagai kelompok pemberontak termasuk pemberontak Muslim," ujar Dolojo.

Namun, dia tak menjelaskan secara rinci kelompok mana yang diduga menampung para buronan itu.

"Banyak kelompok bersenjata dan pemberontak yang berada di kawasan ini," tambah Dolojo.

Lembaga pemasyarakatan Kidapawan sudah beberapa kali diserang kelompok bersenjata.

Pada 2007, orang-orang bersenjata membebaskan 49 narapidana, termasuk Khair Mundos, salah satu pemimpin Abu Sayyaf. Mundos tertangkap kembali pada 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X