Kotak Hitam Kapal Tanker Iran yang Terbakar di China Dibuka

Kompas.com - 24/01/2018, 23:27 WIB
Api membakar kapal tanker milik Iran di lepas pantai timur China, Minggu (14/1/2018). Otoritas Iran mengkhawatirkan tidak adanya korban selamat di antara 32 awak kapal yang terbakar sebelum akhirnya tenggelam tersebut. Kementerian Transportasi China / AFPApi membakar kapal tanker milik Iran di lepas pantai timur China, Minggu (14/1/2018). Otoritas Iran mengkhawatirkan tidak adanya korban selamat di antara 32 awak kapal yang terbakar sebelum akhirnya tenggelam tersebut.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIRUT, KOMPAS.com - Kotak hitam milik kapal tanker Iran yang terbakar dan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal kargo Hong Kong pada awal Januari lalu kini telah dibuka.

Tak hanya milik kapal tanker, kotak hitam milik kapal kargo yang selamat juga turut dibuka di hadapan pejabat China, Iran dan Panama.

Kabar tersebut disampaikan wakil urusan maritim dari Organisasi Pelabuhan dan Kelautan Iran, Hadi Haqshenas dikutip ISNA, Rabu (24/1/2018).

"Namun untuk klarifikasi hasil akhir dari proses penguraian kotak hitam membutuhkan waktu dan hal itu bisa memakan waktu berbulan-bulan," kata Haqshenas, dilansir Arab News.

Baca juga: China Luncurkan Robot Kapal Selam Periksa Kebocoran Kapal Tanker

Kapal tanker berbendera Iran yang diberi nama Sanchi itu dijalankan oleh operator pelayaran minyak Iran.

Kapal yang mengangkut 136.000 ton minyak mentah ultra ringan bernilai sekitar Rp 798 miliar itu bertabrakan dengan kapal kargo CF Crystal sekitar 160 mil laut di lepas pantai China dekat Shanghai pada 6 Januari.

Tanker yang terdaftar di Panama itu berlayar dari Iran dengan membawa 32 kru kapal dengan tujuan ke Korea Selatan.

Sesaat setelah bertabrakan kapal tanker terbakar. Api terus menyala selama delapan hari hingga akhirnya kapal Sanchi tenggelam pada 14 Januari.

Seluruh awak 30 orang Iran dan dua warga Bangladesh diperkirakan tewas. Namun kotak hitam kapal berhasil diselamatkan.

Baca juga: Kapal Tanker & Kargo Tabrakan di Pantai Timur China, 32 ABK Hilang



Sumber Arab News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X