Kompas.com - 17/01/2018, 21:45 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

Dalam pernyataan Rajoy, sosok yang dipilih menjadi presiden harus hadir dan menempati kantornya.

"Konyol jika ada yang berpikir bisa memerintah Catalonia dari jauh. Apalagi menghindari hukum," sindir Rajoy dilansir dari The Times.

Jika Puigdemont nekat kembali ke Spanyol, maka dia terancam ditangkap oleh polisi dengan tuduhan penghasutan, pemberontakan, dan penyalahgunaan dana publik.

Selain itu, Rajoy juga menyatakan bakal memerpanjang durasi penggunaan Artikel 155 Konstitusi 1978 jika Catalonia masih ngotot memilih Puigdemont.

Artikel 155 berisi kewenangan Madrid untuk mengendalikan langsung daerah dengan otonomi khusus jika daerah tersebut dirasa mengancam stabilitas negara.

Sky News kembali memberitakan, parlemen direncanakan untuk memilih presiden akhir Januari mendatang.

Baca juga : Mantan Presiden Catalonia Siap Bertemu PM Spanyol Asal..

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Sky,The Times


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.