Kompas.com - 22/12/2017, 19:40 WIB
Seorang biarawati memasukkan kertas suara ke dalam kotak saat pemilu di Catalonia (21/12/2017). Dalam pemilu yang digelar pasca-pembekuan status otonomi Catalonia oleh Spanyol, pro-kemerdekaan mengklaim suara mayoritas. Javier Soriano/AFPSeorang biarawati memasukkan kertas suara ke dalam kotak saat pemilu di Catalonia (21/12/2017). Dalam pemilu yang digelar pasca-pembekuan status otonomi Catalonia oleh Spanyol, pro-kemerdekaan mengklaim suara mayoritas.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BRUSSELS, KOMPAS.com - Presiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont, mengaku siap bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy.

Ajakan itu dilontarkan Puigdemont pasca-hasil pemilu Catalonia Kamis (21/12/2017) yang memenangkan kubu pro-kemerdekaan.

Dikutip AFP Jumat (22/12/2017), Puigdemont menyatakan bisa bertemu di Brussels, atau berbagai negara di kawasan Uni Eropa (UE).

"Asal tidak di Spanyol, saya siap bertemu. Saya tidak akan bertemu di Spanyol karena alasan yang sudah jelas," ujar Puigdemont.

Alasan yang dimaksud Puigdemont adalah surat perintah penangkapan Spanyol yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (Audiencia Nacional).

Baca juga : Kelompok Separatis Menang di Pemilu Catalonia

Surat tersebut dikeluarkan otoritas hukum setelah Puigdemont didakwa melakukan tindakan pemberontakan, penghasutan kepada rakyat, dan penyalahgunaan wewenang untuk mengambil dana publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, pada pemilu yang digelar Kamis, kubu pro-kemerdekaan mengklaim suara mayoritas.

Jumlah itu lebih dua kursi dari syarat minimal pembentukan pemerintahan.

JxCat, partai pimpinan Puigdemont, meraih 34 kursi. Partai Republik Catalonia (ERC) yang dikomando oleh mantan wakil presiden Oriol Junqueras mendapat 32 kursi.

Sementara CUP menerima empat kursi. Jadi, kelompok separatis total mengamankan 70 kursi di parlemen.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.