Kompas.com - 12/01/2018, 12:14 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memenangkan "ronde awal" dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pernyataan itu dilontarkan Putin di sela-sela memimpin rapat di Moskwa.

Dikutip dari Sky News, Kamis (11/1/2018), Putin mengatakan bahwa Kim telah membuat Trump dan seluruh pejabat di AS kalang kabut.

Sebab, selain mempunyai senjata nuklir, Korut juga memiliki rudal balistik antar-benua (ICBM) dengan jarak tempuh hingga 13.000 kilometer.

Baca juga: Trump: Saya Mungkin Punya Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

Putin menyebut adanya ICBM bernama Hwasong-15 tersebut bisa menghantam hampir berbagai belahan dunia mana pun.

Apalagi, Sky News melansir, sepanjang 2017 Korut telah melakukan 16 kali uji coba terhadap 23 rudal. Tiga di antaranya berstatus ICBM.

Selain itu, pasca-uji coba Hwasong-15 29 November 2017, Kim dengan tegas mengatakan Korut telah layak disebut sebagai "negara nuklir" bersanding dengan AS dan Rusia.

"Jadi, bisa dikatakan Tuan Kim Jong Un telah memenangkan ronde pertama. Sebab, dia telah mencapai seluruh tujuan strategisnya," kata Putin.

Putin menjelaskan, apa yang dilakukan Kim tidak sekadar membuat Pyongyang dijatuhi sanksi baru dari AS dan PBB, tetapi juga memaksa Trump untuk mewacanakan dialog dengan Kim "jika waktunya tepat". Hal itu diucapkannya pada Rabu (10/1/2018).

Kini, lanjut Putin, Kim berusaha untuk mendinginkan situasi dengan mengajak Korea Selatan (Korsel) berdialog dalam pidato Tahun Baru (1/1/2018).

Bentuk keseriusan Kim dilakukan dengan bersedia mengirim kontingen untuk mengikuti Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang pada 9-25 Februari mendatang.

Selain itu, Korut juga memulihkan saluran komunikasi kedua negara yang terletak di zona demiliterisasi.

"Beliau telah menjadi pemimpin yang dewasa, matang, dan lihai," puji Putin dilansir dari CNBC News.

Baca juga: Trump Nyatakan Siap Berdialog dengan Kim Jong Un

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Sky,CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.