Kompas.com - 11/01/2018, 20:10 WIB
|
EditorErvan Hardoko

MOSUL, KOMPAS.com - Pejabat keamanan Irak membantah kabar yang menyebutkan petugas kepolisian negeri itu membebaskan Si Janggut Putih, algojo ISIS yang ditangkap di Mosul.

Kabar yang beredar menyebut, polisi Irak membebaskan sang algojo setelah menerima suap sebesar Rp 100 juta.

Pemerintah Irak menegaskan, Abu Omer alias Si Janggut Putih masih berada di tahanan tetapi janggut putihnya yang panjang sudah dipangkas habis.

Baca juga : Algojo ISIS Dibebaskan Polisi Irak Usai Bayar Suap Rp 100 Juta

Untuk mendukung klaim ini, pemerintah Irak merilis foto terbaru Abu Omer yang kini tanpa janggutnya yang terkenal itu.

Pria dalam foto itu memang mengenakan pakaian yang mirip dengan yang dikenakan Si Janggut Putih sepekan lalu saat pertama kali ditangkap.

Aparat keamanan Irak juga mengunggah foto tanda pengenal Abu Omer untuk memperkuat bantahan mereka.

Abu Omer alias Si Janggut Putih saat ditangkap aparat keamanan Irak pekan lalu di kota Mosul. Dikabarkan, pria ini dibebaskan setelah membayar sejumlah uang kepada polisi Irak.Ahlul Bayt News Agency Abu Omer alias Si Janggut Putih saat ditangkap aparat keamanan Irak pekan lalu di kota Mosul. Dikabarkan, pria ini dibebaskan setelah membayar sejumlah uang kepada polisi Irak.
Pria dalam foto itu nampak sudah kehilangan bobot tubuhnya beberapa kilogram sejak ditangkap tetapi masih terlihat mirip dengan si algojo.

Pejabat pemerintah Irak menyebut sang algojo bernama Eiz Aldin Taha. Sejumlah sumber lokal menyebut nama pria itu sebagai Abu Omer saat kabar penangkapannya tersebar pada 2 Januari lalu.

Baca juga : Sniper SAS Tembak Algojo ISIS dari Jarak 1.500 Meter

Sebagai salah seorang petinggi ISIS, Abu Omer telah melakukan dan memerintahkan puluhan eksekusi saat kelompok militan itu menguasai Mosul.

Saat kabar Abu Omer ditangkap, kelompok-kelompok pro-ISIS merayakan keberhasilan tersebut.

Namun, kemudian muncul kabar bahwa Abu Omer dibebaskan polisi tak lama setelah ditahan usai membayar uang suap sebesar Rp 100 juta.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.