Kompas.com - 11/09/2016, 17:21 WIB
Ilustrasi sniper. AP PhotoIlustrasi sniper.
EditorErvan Hardoko

BEIRUT, KOMPAS.com - Seorang sniper anggota pasukan elite Inggris SAS dikabarkan menewaskan empat orang anggota ISIS dengan menggunakan satu peluru.

Keempat anggota ISIS itu tewas saat hendak mengeksekusi 12 orang sandera dengan menggunakan alat penyembur api. Demikian dikabarkan harian Daily Star.

Penembak jitu SAS itu berada 1.500 meter dari sekelompok anggota ISIS di salah satu lokasi di Suriah. Dari jarak itulah sang sniper melepaskan tembakan yang menyelamatkan nyawa ke-12 sandera itu.

Dengan menggunakan senjata penembak jitu jenis Barrett dengan kaliber .50, sang sniper menembak tabung bahan bakar alat penyembur api itu yang kemudian mengakibatkan ledakan.

Ledakan itu seketika menjadikan sang algojo yang dikabarkan masuk ke dalam daftar buruan SAS, sebuah bola api manusia.

Harian Daily Star melaporkan, sang algojo tewas bersama tiga anggota ISIS lainnya, sementara ke-12 sandera dikabarkan selamat.

Sniper, yang tak bisa disebutkan identitasnya itu, dikabarkan merupakan anggota dari pasukan khusus AS dan Inggris yang melacak para anggota senior ISIS di Suriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim itu menerima informasi terkait keberadaan sang algojo, yang dikenal dengan aksinya melakukan eksekusi dengan cara membakar para korbannya hidup-hidup.

Mereka kemudian melacak keberadaan sang algojo hingga ke dekat sebuah desa di dekat kota Raqqa.

Di sanalah sang algojo tengah bersiap membakar delapan pria dan empat perempuan, di saat sang sniper menembak.

"Sang algojo meneriakkan sederet kata-kata dengan menggunakan pengeras suara. Saat dia berhenti berbicara, sniper SAS itu melepaskan tembakan," kata seorang sumber kepada Daily Star.

"Peluru yang dilepaskan sniper itu mengenai tabung bahan bakar yang langsung meledak seketika. Dia langsung terbakar hidup-hidup dan beberapa anggotanya juga tewas," tambah sumber itu.

Para sandera kemudian diselamatkan pasukan khusus yang datang ke tempat itu setelah sang algojo ISIS dan anak buahnya tewas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.