Kompas.com - 10/01/2018, 14:29 WIB
Abu Omer alias Si Janggut Putih saat ditangkap aparat keamanan Irak pekan lalu di kota Mosul. Dikabarkan, pria ini dibebaskan setelah membayar sejumlah uang kepada polisi Irak. Ahlul Bayt News AgencyAbu Omer alias Si Janggut Putih saat ditangkap aparat keamanan Irak pekan lalu di kota Mosul. Dikabarkan, pria ini dibebaskan setelah membayar sejumlah uang kepada polisi Irak.
|
EditorErvan Hardoko

MOSUL, KOMPAS.com - Seorang algojo ISIS yang dikenal dengan julukan "Si Janggut Putih" tertangkap pasukan Irak di kota Mosul tetapi dia kemudian bebas setelah menyuap polisi.

Abu Omer, nama asli sang algojo, menjadi tenar setelah melemparkan para pria yang dituduh sebagai gay dari atap gedung atau merajam mereka hingga tewas.

Si Janggut Putih ini tertangkap setelah jejaknya diketahui setelah warga melaporkan tempat persembunyiannya kepada polisi.

Namun, setelah ditangkap, pria ini langsung dibebaskan setelah membayar suap sebesar Rp 100 juta kepada perwira polisi yang menahannya di Mosul.

Baca juga : Sniper SAS Tembak Algojo ISIS dari Jarak 1.500 Meter

"Saya sedang berada di Mosul saat petugas intelijen polisi menangkap seorang pria. Setelah diperiksa pria itu adalah ulama dari sisi barat sungai, seorang anggota ISIS," kata Zuheir Hazzen el-Jaburi, pejabat setempat.

"Saya kemudian bertanya-tanya siapa orang itu sebenarnya dan polisi membuktikan dia adalah seorang ulama ISIS. Setelah dia ditahan, pria itu meninggalkan sebuah sepeda motor. Sejam kemudian sepeda motor itu sudah tidak ada," tambah el-Jaburi.

"Kami kemudian melakukan penyelidikan. Dan berdasarkan informasi, pria itu dibebaskan setelah membayar uang sebesar 7.500 dolar AS," lanjut dia.

Terkenal karena janggut putihnya yang panjang, Omer tak hanya dikenal sebagai salah satu pemimpin ISIS tetapi juga sebagai algojo.

Dia dikabarkan kerap terlihat dalam video-video propaganda ISIS terutama yang terkait eksekusi terhadap kelompok gay.

Baca juga : Anak-anak Tonton Algojo ISIS Rajam Mati 4 Pria Pelaku Zina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.