Sejumlah Ilmuwan Yakin Korut Bisa Bangun 60 Senjata Nuklir

Kompas.com - 10/01/2018, 20:17 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah memeriksa sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-12.KCNA/Reuters/Independent Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah memeriksa sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-12.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara diyakini memiliki cukup material untuk membangun 30-60 senjata nuklir. Demikian diungkapkan sejumlah ilmuwan.

Bahkan, para ilmuwan itu menduga, saat ini Korea Utara sudah memiliki 20 hulu ledak nuklir yang siap digunakan.

Peringatan ini disampaikan dalam jurnal terbaru yang dimuat dalam Bulletin of the Atomic Scientist yang membedah kapabilitas Korea Utara dalam membangun senjata nuklir.

Upaya Korea Utara membangun senjata nuklir ini memang masih diselimuti misteri dan semua perkiraan didasarkan para laporan mata-mata, foto satelit, serta data dari uji coba nuklir dan misil balistik negeri itu.

Baca juga : Korea Utara Dilaporkan Mulai Coba Muat Antraks dalam Misil Balistik

Sehingga, para ilmuwan memperkirakan hanya masalah waktu saja atau sekitar dua tahun lagi, Korea Utara benar-benar memiliki persenjataan nuklir yang benar-benar berfungsi.

Upaya Korea Utara membangun senjata nuklir mendapatkan kemajuan signifikan setelah melalui sejumlah uji coba.

Bahkan dalam beberapa uji coba terakhir diduga kuat Korea Utara sudah berhasil membuat misil yang mampu mencapai daratan Amerika Serikat atau Eropa.

"Amat mungkin Korea Utara sudah bisa mengoperasikan hulu ledak untuk jarak pendek seperti misil Nodong," demikian para ilmuwan dalam jurnal tersebut.

"Sementara untuk jarak misil balistik antarbenua, kami belum mendapatkan bukti Korea Utara bisa meluncurkannya dengan sukses."

"Namun, untuk mencapai kemampuan itu hanya tinggal masalah waktu, kemunkinan dalam satu atau dua tahun," tambah para ilmuwan.

Laporan itu juga menyebut bahwa misil balistik antarbenua ( ICBM) milik Korea Utara memang belum bisa dioperasikan.

Penyebanya salah satu jenis ICBM itu memiliki kapabilitas yang terbatas sementara empat tipe lainnya sedang dalam proses pengembangan.

Uji coba terakhir pada November tahun lalu adalah misil terbesar dan yang dirancang mampu mencapai target dalam jarak jauh.

Baca juga : Rakyat Korut Rayakan Keberhasilan Peluncuran Misil Balistik Baru

Misil Hwasong-15 (KN-22) dirancang untuk mampu terbang setinggi 4.500 dan sejauh 956 kilometer sebelum jatuh di Laut Jepang.

Hwasong-15 dirancang mampu terbang sejauh 13.000 kilometer sehingga bisa mencapai daratan Amerika Serikat.




EditorErvan Hardoko
SumberMirror
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X