Rakyat Korut Rayakan Keberhasilan Peluncuran Misil Balistik Baru

Kompas.com - 02/12/2017, 12:50 WIB
Foto yang diambil kantor berita Korut KCNA pada 1 Desember 2017 memperlihatkan ribuan rakyat memadati Lapangan Kim Il Sung. Mereka merayakan keberhasilan peluncuran misil balistik antar-benua, Hwasong-15, Rabu (29/11/2017) KCNA VIA KNS/AFPFoto yang diambil kantor berita Korut KCNA pada 1 Desember 2017 memperlihatkan ribuan rakyat memadati Lapangan Kim Il Sung. Mereka merayakan keberhasilan peluncuran misil balistik antar-benua, Hwasong-15, Rabu (29/11/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) menggelar perayaan besar pasca-peluncuran misil balistik antar-benua (ICBM) Hwasong-15 Rabu (29/11/2017).

Dilansir harian resmi Partai Buruh, Rodong Sinmun via AFP Sabtu (2/12/2017), perayaan itu bertempat di Lapangan Kim Il Sung, dan dihadiri ribuan warga sipil maupun personel militer.

Lapangan dihiasi dengan potret mendiang Kim Il Sung, dan berbagai spanduk maupun poster propaganda lain.

Salah satu spanduk itu berbunyi "Saat ini, kami merayakan kesuksesan peluncuran Hwasong-15 yang menunjukkan kekuatan dan keagungan Chosun (nama lain Korut) di seluruh dunia".

"Panjang umur Jenderal Kim Jong Un yang telah menorehkan sejarah dengan membawa kami sebagai negara nuklir" bunyi spanduk lainnya.

Baca juga : Setelah 2 Bulan Absen, Korea Utara Kembali Luncurkan Misilnya

Pasca-peluncuran Hwasong-15, Kim Jong Un mendeklarasikan bahwa Korut telah layak disebut "Negara Nuklir", bersanding dengan AS dan Rusia.

Adapun Jong Un seperti biasanya memilih tidak hadir dalam perayaan tersebut.

"Kini, tidak ada lagi yang bakal mengganggu kedaulatan, dan hak kita untuk berkembang," kata Wakil Ketua Komite Nasional, Pak Kwang Ho dalam pidatonya di hadapan rakyat Korut.

Kwang Ho melanjutkan, AS bakal "tertampar" karena terus-menerus mendesak komunitas internasional untuk memberi sanksi kepada mereka.

Pemerintah komunis menampilkan atraksi dan tari-tarian dalam perayaan itu.

Hwasong-15 adalah ICBM jarak menengah yang mampu menempuh 13.000 kilometer, dan ketinggian hingga 4.500 kilometer.

Mampu membawa hulu ledak berat, Hwasong-15 diklaim mampu menjangkau seluruh daratan AS yang hanya berjarak 11.000 kilometer.

Baca juga : Kim Jong Un: Kami Telah Layak Disebut Negara Nuklir



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X