Kota di Kanada Ini Larang Total Penggunaan Kantong Plastik

Kompas.com - 05/01/2018, 16:27 WIB
Kantong plastik akan mulai dilarang penggunaannya secara total mulai 5 Juni 2018 mendatang.Think Stock Kantong plastik akan mulai dilarang penggunaannya secara total mulai 5 Juni 2018 mendatang.

QUEBEC, KOMPAS.com - Salah satu kota terbesar di Kanada akan mulai memberlakukan larangan penggunaan kantong plastik.

Pemerintah daerah kota Montreal, berencana menerapkan larangan dan sanksi untuk penggunaan kantong plastik setelah tanggal 5 Juni, atau bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Anggota Komite Eksekutif Kota untuk Lingkungan, Jean-Francois Parenteau mengatakan, diharapkan dengan adanya larangan itu dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan kota tersebut setiap tahunnya.

Baca juga: Kenya Mulai Larang Kantong Plastik, Ancaman Denda Rp 500 Juta


"Warga Quebec menggunakan hingga dua miliar kantong plastik setiap tahunnya sementara tingkat penggunaan kembalinya hanya sekitar 14 persen," kata Parenteau.

"Kita bisa melihat kantong-kantong plastik itu di pepohonan di pesisir selatan, di manapun di alam," tambahnya pada media penyiaran Kanada, dikutip Independent, Kamis (4/1/2018).

Direncanakan, larangan tidak hanya diberlakukan untuk kantong plastik yang biasa digunakan warga, melainkan segala jenis kantong berbahan plastik.

Tidak terkecuali kantong plastik yang disebut lebih mudah terurai. Pengecualian diberikan untuk plastik kecil yang dipakai untuk membungkus bahan makanan segar, seperti sayur dan buah-buahan.

Para pemilik usaha retail dan toko grosir diberi tenggang waktu untuk beralih dari penggunaan kantong plastik.

"Saya pikir penghapusan kantong plastik bukan hal yang buruk. Orang-orang akan mulai terbiasa untuk membawa kantong mereka sendiri,"

Jika pelarangan telah diterapkan sepenuhnya, warga Montreal yang melanggar akan dikenai denda.

Baca juga: Sulap Limbah Kantong Plastik Jadi Seni

Bagi individu denda untuk pelanggaran pertama antara 200-1.000 dolar AS (sekitar Rp 2,6 juta-13,4 juta).

Sedangkan untuk pelanggaran kedua dan setelahnya, denda bertambah mulai 300-2.000 dolar AS (Rp 4 juta-26,8 juta).

Sementara untuk perusahaan dan instansi besar denda mulai dari 400-4.000 dolar AS (Rp 5,2 juta-53,6 juta).

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorAgni Vidya Perdana
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Perdana Menteri Inggris Taruh Kaki di Meja di Depan Presiden Perancis

Perdana Menteri Inggris Taruh Kaki di Meja di Depan Presiden Perancis

Internasional
Rusia Luncurkan Reaktor Nuklir Terapung Pertama di Dunia ke Kutub Utara

Rusia Luncurkan Reaktor Nuklir Terapung Pertama di Dunia ke Kutub Utara

Internasional
Diduga Kampanyekan Melawan Demo Hong Kong, 210 'Channel' YouTube Dinonaktifkan

Diduga Kampanyekan Melawan Demo Hong Kong, 210 "Channel" YouTube Dinonaktifkan

Internasional
Presiden Perancis: Kebakaran Hutan Amazon adalah Krisis Internasional

Presiden Perancis: Kebakaran Hutan Amazon adalah Krisis Internasional

Internasional
Demo Hong Kong Berlanjut, Mahasiswa Berencana Boikot Perkuliahan selama 2 Pekan

Demo Hong Kong Berlanjut, Mahasiswa Berencana Boikot Perkuliahan selama 2 Pekan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Foto Satelit Kebakaran Hutan Amazon | Pesawat Anjlok 1.000 Kaki

[POPULER INTERNASIONAL] Foto Satelit Kebakaran Hutan Amazon | Pesawat Anjlok 1.000 Kaki

Internasional
Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Internasional
PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

Internasional
AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

Internasional
Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Internasional
Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Internasional
Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Internasional
Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Internasional
Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X