Kompas.com - 11/12/2017, 11:52 WIB
Seorang pejalan kaki melewati televisi yang menayangkan gambar pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di jalanan Tokyo, Jepang. Kim Jong Un menyebut kesuksesan Korea Utara meluncurkan Hwasong-15 telah membuat mereka sebagai negara nuklir sejajar dengan Amerika Serikat maupun Rusia. (29/11/2017) KAZUHIRO NOGI/AFPSeorang pejalan kaki melewati televisi yang menayangkan gambar pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di jalanan Tokyo, Jepang. Kim Jong Un menyebut kesuksesan Korea Utara meluncurkan Hwasong-15 telah membuat mereka sebagai negara nuklir sejajar dengan Amerika Serikat maupun Rusia. (29/11/2017)
|
EditorVeronika Yasinta


SEOUL, KOMPAS.com — Militer Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang menggelar latihan bersama pada Senin (11/12/2017) untuk melacak rudal Korea Utara.

Dilansir AFP, latihan ketiga negara tersebut dilakukan kurang dari dua pekan setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) terbaru dan menyatakan diri sebagai negara nuklir.

Latihan yang digelar selama dua hari itu merupakan yang keenam sejak Juni 2016. Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyebutkan latihan militer itu diselenggarakan di perairan dekat Semenanjung Korea dan Jepang.

Baca juga: AS dan Sekutu Agendakan Latihan Gabungan Libatkan 230 Pesawat Tempur

"Selama latihan tersebut, kapal perang Aegis dari setiap negara akan menyimulasikan pendeteksian dan pelacakan rudal balistik potensial dari Korea Utara," kata pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Dua kapal AS juga ikut ambil bagian beserta satu kapal milik Korea Selatan dan Jepang.

Korea Selatan dan Jepang memiliki kerja sama pertahanan dengan AS.
Sebelumnya, AS dan Korsel menggelar latihan udara gabungan terbesar yang pernah ada pekan lalu. Sekitar 12.000 personel tentara AS yang bermarkas di angkatan udara di Korea Selatan terlibat dalam latihan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Seoul Tambah 32 Organisasi dan Individu Korea Utara dalam Daftar Hitam

Latihan gabungan kali ini juga akan menjadi kali pertama bagi enam pesawat tempur siluman F-22 beraksi bersamaan sebagai langkah memberi tekanan pada Korea Utara itu.

Negara pimpinan Kim Jong Un telah mengembangkan program rudalnya sepanjang tahun ini dengan menembakkan 23 misil pada 16 kali uji coba sejak Februari 2017.

Uji coba terbaru dilakukan pada 29 November 2017 dengan rudal yang dapat diluncurkan sejauh 1.000 kilometer sebelum jatuh ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.