Spanyol Tarik Perintah Penangkapan Eropa kepada Pemimpin Catalonia

Kompas.com - 05/12/2017, 18:04 WIB
Pemimpin Catalonia Carles Puigdemont menggelar jumpa pers di Brussels, Belgia, Selasa (31/10/2017). AFPPemimpin Catalonia Carles Puigdemont menggelar jumpa pers di Brussels, Belgia, Selasa (31/10/2017).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MADRID, KOMPAS.com - Spanyol mengumumkan bakal menarik Surat Perintah Penangkapan Eropa (EAW) kepada presiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont.

Kantor berita AFP melansir Selasa (5/12/2017), keputusan penarikan EAW dari Mahkamah Agung Spanyol itu terjadi sehari pasca-masa kampanye pemilu 21 Desember.

Sebelumnya, pemerintahan Mariano Rajoy menerbitkan EAW kepada Puigdemont dan empat menterinya pada 5 November.

Perintah penangkapan itu diberikan setelah mereka berlima terbang ke Brussels, Belgia, tiga hari setelah pernyataan deklarasi kemerdekaan Catalonia dari Spanyol (27/10/2017).

Baca juga : Eks Presiden Catalonia Jalani Sidang Kedua Upaya Ekstradisi Spanyol

Dalam pernyataannya, Hakim Pablo Llarena memutuskan untuk menarik EAW setelah mendapat jaminan kelimanya bakal pulang ke Barcelona.

Mereka berniat untuk maju dalam pemilu pasca-pembekuan status otonomi khusus Catalonia sebagai akibat penerapan Artikel 155 Konstitusi 1978.

"Meski begitu, pengadilan tidak akan menarik surat perintah penangkapan Spanyol kepada mereka," ujar seorang sumber di internal mahkamah agung.

Puigdemont dan empat menterinya dituduh melakukan pemberontakan kepada negara, menghasut masyarakat Catalonia, dan menyalahgunakan dana publik.

Sebelum keputusan itu keluar, Pengadilan Federal Belgia telah menggelar dua kali sidang terkait permohonan ekstradisi yang dilayangkan Spanyol.

EAW dan permintaan ekstradisi Spanyol bisa dibatalkan jika pengadilan Belgia mengetahui bahwa penangkapan Puigdemont dan empat menterinya sarat akan nuansa politis.

Baca juga : Mahkamah Agung Spanyol Tetap Tahan 4 Pejabat Catalonia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X