Suhu Minus 50 Derajat Celsius, Anak-anak Siberia Tetap Bersekolah

Kompas.com - 26/11/2017, 11:12 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Para siswa di sebuah kota di Siberia, Rusia, tetap bersekolah meski suhu udara di luar turun hingga -50 derajat celsius.

Kota Oymyakon di Republik Sakha, di timur laut Siberia, mungkin sedang mengalami cuaca yang beku.

Namun, cuaca itu dianggap "tidak terlalu dingin" untuk mencegah anak-anak bersekolah, seperti dilaporkan kantor berita setempat, News.Ykt.Ru.

Sekolah secara resmi ditutup untuk anak-anak kelas satu sampai lima saat suhu turun di bawah -52 derajat celsius.

Baca juga: Hanya Berbekal Cokelat, Anak Balita Ini Bertahan 3 Hari di Hutan Siberia

"Hari ini -50 derajat celsius pada pagi hari, semua anak sedang belajar," kata seorang pejabat di pemerintahan Oymyakon kepada News.Ykt.Ru.

Di kota Yakutsk, 30 kilometer sebelah selatan Oymyakon, -50 derajat celsius dianggap terlalu dingin untuk anak-anak bersekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Murid-murid di kota itu diliburkan hanya jika suhu turun ke -45 derajat celsius. Demikian penjelasan pemerintah setempat.

Oymyakon, juga disebut Kutub Dingin, adalah salah satu tempat terdingin di Bumi yang dihuni manusia.

Suhu terdingin di kota tersebut tercatat pada Januari 1973, yang saat itu mencapai -65 derajat celsius.

Baca juga: Puluhan Penumpang Dorong Pesawat dalam Udara Beku Siberia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.