Kompas.com - 24/11/2017, 20:55 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

LONDON, KOMPAS.com - Inggris memutuskan untuk menghentikan bantuan kemanusiaan ke Korea Utara.

Hal tersebut menyusul sikap Korea Utara yang dinilai provokatif dan gegabah.

Demikian dilaporkan Yonhap dari hasil wawancara dengan Menteri Negara Inggris untuk Asia dan Pasifik Mark Field, Jumat (24/11/2017).

Pejabat senior di Inggris itu menilai Korea Utara sudah mulai merasakan efek dari sanksi internasional.

Baca juga: PM Inggris Gelar Rapat Kabinet Terbatas Bahas Biaya Perceraian Brexit

"Kami memiliki sejumlah kecil bantuan pembangunan resmi (ODA) yang dikeluarkan melalui departemen untuk program pembangunan internasional,"

"Semuanya kami lakukan atas dasar kemanusiaan," kata Mark Field.

"Saat Anda memiliki hubungan dengan sebuah negara tentu mengharapkan perilaku yang normal."

"Saat ini hal itu (sikap normal) tidak terjadi, maka program kemanusiaan yang relatif terbatas ini akan dihentikan," tambahnya.

Menteri Field mengatakan bantuan akan dilanjutkan kembali jika pemimpin Korea Utara mengubah sikapnya.

"Jika Kim Jong Un dapat menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab kepada masyarakat internasional ada kesempatan bagi kami untuk melanjutkannya," ujar dia.

"Kami akan menggunakan segala cara untuk menjelaskan ketidaksenangan kami pada Kim Jong Un," tambahnya.

Baca juga: Dubes Inggris: Banyak Pejabat dan Politisi Indonesia Tak Tertarik Bahas Papua

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Yonhap
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.