Putin Minta Industri Strategis Rusia Siap Menghadapi Perang

Kompas.com - 23/11/2017, 14:39 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin. ALEXEY DRUZHININ / SPUTNIK / AFP Presiden Rusia, Vladimir Putin.
|
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putun, Rabu (22/11/2017), mengatakan , seluruh perusahaan besar Rusia baik milik pemerintah atau swasta harus siap menghadapi operasi masa perang.

Dalam pertemuan dengan para pejabat senior kementerian pertahanan dan para manajer perusahaan pertahanan itu, Putin menegaskan kemampuan beroperasi di dalam perang amat penting untuk keamanan negara.

"Saya ingin menegaskan bahwa kemampuan setiap perekonomian untuk dengan cepat menghasilkan produk-produk saat diperlukan adalah hal terpenting dalam keamanan militer sebuah negara," kata Putin.

"Semua perusahaan besar dan strategis harus siap menghadapi hal ini," tambah Putin.

Baca juga : Didukung Rusia, Presiden Assad Berterima Kasih kepada Presiden Putin

Pemimpin Rusia itu melanjutkan, dia dan para pejabat pertahanan senior sudah mendiskusikan masalah ini pada 2015 dan 2016.

Dalam pertemuan itu, Putin meminta semua yang hadir dalam rapat tersebut melaporkan masalah yang dihadapi tahun sebelumnya serta masalah yang sudah dan belum tertangani.

Dalam konferensi itu juga dibahas hasil dari latihan militer bersama antara Rusia dan Belarusia, Zapad 2017, yang digelar pada September lalu.

Dalam latihan itu, Rusia mengirimkan sekitar 3.000 personel militer untuk bergabung dengan 7.000 personel militer Belarusia.

Mereka berlatih di enam lokasi dan Rusia bahkan "menjamu" pasukan Belarusia dia tiga pangkalan militernya.

Selain melibatkan ribuan tentara, sebanyak 70 pesawat terbang, 680 kendaraan lapis baja termasuk 250 tank, 200 persenjataan artileri, dan 10 kapal perang terlibat dalam latihan tersebut.

Baca juga : Duterte Berterima Kasih pada Putin atas Kiriman Senjata dari Rusia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X