Fadlan Muzakki
Ketua Komisi PPI Dunia

Research Associate di Akar Rumput Strategic Consulting, Founder dari
Center for Asia Pacific Studies Indonesia, Fellowship Graduate di
Zhejiang University, Tiongkok dan juga Ketua Komisi di PPI Dunia.

Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Kompas.com - 23/11/2017, 06:28 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Balai Agung Rakyat China di Beijing, Kamis (9/11/2017). (AFP/Nicolas Asfouri) Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Balai Agung Rakyat China di Beijing, Kamis (9/11/2017). (AFP/Nicolas Asfouri)
EditorLaksono Hari Wiwoho

KUNJUNGAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China cukup menarik untuk diamati. Pasalnya, dua negara yang dikenal saling berkompetisi ini seakan membentuk prospek aliansi baru dalam tatanan struktur internasional.

Meskipun, kebijakan-kebijakan keamanan tradisional masih tetap diterapkan oleh kedua negara khususnya di kawasan Laut China Selatan (LCS).

Dalam keadaan tersebut, Indonesia harus cermat mengantisipasi peluang dan tantangan atas implikasi dari pertemuan tersebut.

Kunjungan Presiden Trump ke China seakan menjanjikan sebuah paradigma baru pada hubungan kedua negara. Orientasinya adalah penguatan kerja sama bisnis dan perdagangan.

Keduanya telah menyepakati kerja sama senilai 253 miliar dollar AS dan menjadikan kunjungan tersebut salah satu kesepakatan bisnis dan perdagangan terbesar selama yang pernah ada.

Pertanyaannya, apakah implikasi pertemuan dan "kemesraan" AS-China ini bagi politik global?

Xi Jinping menyampaikan bahwa terdapat masa depan yang cerah antara hubungan ekonomi dan perdagangan antara China dan Amerika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Trump menambahkan bahwa ia ingin mempererat hubungan kedua negara bahkan lebih kepada hubungan persahabatan antara masyarakat di kedua negara.

Dalam dialognya dengan media, Presiden Xi menyebutkan bahwa kerja sama adalah pilihan terbaik bagi China dan Amerika Serikat.

Presiden Trump juga menyampaikan bahwa tidak ada yang lebih penting selain hubungan China dan Amerika Serikat.

Uniknya, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan China jika negara tersebut mengambil kesempatan yang besar dalam globalisasi dan terjadi unfair trade antara kedua negara.

Aliansi baru?

Kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat ke Asia dapat dikatakan sebagai kunjungan ke negara-negara sekutu, seperti Jepang, Korea Selatan, Filipina, dan Vietnam, sebagai new strategic partner.

Selain perjanjian bisnis dan perdagangan, memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Korea Utara juga menjadi isu pembicaraan antara Trump dan Xi Jinping selama pertemuan dua negara tersebut.

Berkali-kali dalam pidatonya, Trump menekankan agar China dapat mendukung gerakan denuklirisasi Korea Utara. Lebih lanjut, Trump meminta Beijing untuk memotong jaringan keuangan yang ada di Korea Utara.

Behavioural approach yang dilakukan Amerika Serikat terhadap China seakan hendak membuat aliansi baru untuk mengepung Korea Utara.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.