Dipaksa Nikah, Istri Bunuh Suami dan 12 Orang dengan Yoghurt Beracun

Kompas.com - 31/10/2017, 15:11 WIB
Lassi, minuman tradisional India berbahan dasar Yoghurt. Foto ini di ambil pada 16 April 2010, di Punjabi Lassi Stall, Amritsar. (AFP/ Narinder Nanu).
Lassi, minuman tradisional India berbahan dasar Yoghurt. Foto ini di ambil pada 16 April 2010, di Punjabi Lassi Stall, Amritsar. (AFP/ Narinder Nanu).
|
EditorVeronika Yasinta

MULTAN, KOMPAS.com - Seorang perempuan asal Pakistan membunuh suami dan 12 kerabatnya dengan yoghurt beracun.

Pejabat polisi senior, Owais Ahmad mengatakan, perempuan bernama Asiya Bibi itu telah ditangkap dan ditahan atas tuduhan pembunuhan pada Senin (30/10/2017).

"Polisi telah menahan Asiya Bibi bersama seorang pria dan bibinya yang membantu rencana pembunuhan itu," katanya.

Pria yang membantu pembunuhan tersebut merupakan kekasih Asiya, sementara bibi pria itu membantu menyusun skenario pembunuhan.

Baca juga : Mengenaskan, Satu Keluarga Tenggak Racun

Dilansir dari AFP, Asiya mencampur racun pada minuman susu untuk suaminya pada pekan lalu. Namun, aksinya gagal karena sang suami tidak meminumnya.

Kemudian, dia memasukkan racun ke lassi, minuman tradisional India berbahan dasar yoghurt. Minuman itu disajikan ke suami dan seluruh anggota keluarga dari pihak suami.

Diketahui, Asiya Bibi dipaksa menikah pada September lalu.

Kawin paksa dan pernikahan dini sangat umum di Pakistan, terutama di daerah pedesaan dan daerah miskin, di mana perempuan tengah memperjuangkan hak mereka selama beberapa dekade.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X