Kompas.com - 30/10/2017, 14:30 WIB
Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui. REUTERS/KCNAFoto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PYONGYANG, KOMPAS.com - Perang nuklir bisa meletus kapan saja. Itulah yang ada di benak Korea Utara (Korut).

Negeri pimpinan Kim Jong Un itu mulai membekali rakyatnya agar selamat jika rudal balistik dengan hulu ledak nuklir menghantam wilayah mereka.

NK News via The Telegraph melansir, Korut menggelar latihan pemadaman dan evakuasi massal sebagai antisipasi jika terjadi perang.

Namun, latihan itu tidak digelar di Pyongyang. Melainkan di kota-kota pesisir timur.

Menurut purnawirawan jenderal Korea Selatan, Chun In Bum, latihan penyelamatan ini termasuk langka.

Baca juga : AS Ancam Kirim Militer Besar-besaran jika Korut Pakai Senjata Nuklir

Sebab, selama dua dekade terakhir, tercatat hanya dua kali Pyongyang melangsungkan latihan penyelamatan.

Yang pertama terjadi 1994. Kemudian latihan kedua diadakan 2013.

"Meski begitu, aku tidak heran," kata In Bum. "Mereka pasti menyadari betapa seriusnya situasi ini," imbuhnya.

Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis menyatakan, Korut tidak hanya menebar ancaman kepada negara tetangga seperti Korea Selatan dan Jepang.

"Mereka juga mengancam dunia lewat keberadaan misil nuklir ilegal dan tidak berguna," kecam Mattis.

Beberapa pakar Korut terbelah dalam menyikapi latihan evakuasi dari negeri pimpinan Kim Jong Un itu.

Sebagian mengatakan Korut benar-benar mempersiapkan rakyatnya untuk menyambut perang nuklir.

Namun, ada juga yang menyebut Korut sekadar pencitraan agar terlihat memikirkan keselamatan masyarakat.

Baca juga : Ancaman Nuklir Korut Berada pada Titik Kritis dan Makin Dekat



Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X