Kompas.com - 28/10/2017, 12:35 WIB
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo mengunjungi desa gencatan senjata Panmunjom, Korea Selatan, Jumat (27/10/2017). ANTARA FOTO/YONHAP/via REUTERSMenteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo mengunjungi desa gencatan senjata Panmunjom, Korea Selatan, Jumat (27/10/2017).
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEOUL, KOMPAS.com - Amerika Serikat kembali mengingatkan Korea Utara untuk tidak menggunakan senjata nuklir. Jika tidak, AS akan mengerahkan kekuatan militer besar-besaran untuk menghentikan Korut.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis, Sabtu (28/10/2017), menegaskan bahwa AS akan mengambil tindakan tegas jika Pyongyang menyerang negara adidaya tersebut.

"Setiap serangan terhadap AS atau sekutunya akan dikalahkan. Setiap penggunaan senjata nuklir oleh Korut akan berhadapan dengan respons militer yang masif, efektif, dan besar," kata Mattis saat jumpa pers dalam kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, Sabtu.

Mattis menyebutkan bahwa Washington tidak bisa menerima penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara. Ia tidak menyebutkan jenis penggunaan senjata nuklir yang akan memicu kemarahan Paman Sam.

Baca juga : Ancaman Nuklir Korut Berada pada Titik Kritis dan Makin Dekat

Kedatangan Mattis ke negara tetangga Korut ini dilakukan menjelang kunjungan pertama Presiden AS Donald Trump ke Koresl bulan depan. Kunjungan Trump itu merupakan bagian dari tur ke Asia dan ia juga akan melawat ke Jepang, China, Vietnam, dan Filipina.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un terlihat dalam sebuah perayaan untuk ilmuwan dan insinyur nuklir yang berkontribusi dalam percobaan bom hidrogen, dalam foto tidak bertanggal yang disiarkan oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Minggu (10/9/2017). ANTARA FOTO/KCNA via REUTERS Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un terlihat dalam sebuah perayaan untuk ilmuwan dan insinyur nuklir yang berkontribusi dalam percobaan bom hidrogen, dalam foto tidak bertanggal yang disiarkan oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Minggu (10/9/2017).
Trump diharapkan akan menyampaikan pidato di parlemen Korsel dan mengunjungi pangkalan militer AS di negara tersebut dalam kunjungan dua hari pada selama 7-8 November 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mattis berulang kali menekankan adanya langkah diplomatik untuk mengurangi ketegangan selama perjalanan Trump ke Asia. Ia menegaskan bahwa AS "tidak terburu-buru berperang" dan tujuannya adalah "bukan perang" menentang Korut.

Baca juga : Korut: Perang Nuklir Bisa Meletus Kapan Saja

Korut diperkirakan memiliki sekitar 10.000 artileri dan setidaknya 50 rudal jarak pendek yang ditempatkan di sepanjang perbatasan dengan Korsel.

Di bawah pimpinan Kim Jong Un, negara tersebut telah membuat kemajuan signifikan dalam teknologi atom dan rudalnya.

Sejak Kim menjadi penguasa pada 2011, ia telah mengawasi empat dari enam uji coba nuklir Korut. Ia memuji senjata nuklirnya sebagai "pedang berharga" untuk melindungi negaranya dari kemungkinan invasi oleh "musuh imperialis" AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.