Ancaman Nuklir Korut Berada pada "Titik Kritis" dan Makin Dekat

Kompas.com - 24/10/2017, 08:49 WIB
Menhn AS Chuck Hagel (kiri) dan Menhan Jepang Itsunori Onodera dalam pertemuan di Tokyo (5/4). ReutersMenhn AS Chuck Hagel (kiri) dan Menhan Jepang Itsunori Onodera dalam pertemuan di Tokyo (5/4).
|
EditorPascal S Bin Saju

TOKYO, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Jepang mengklaim pengembangan nuklir dan senjata konvensional Korea Utara (Korut) telah memasuki "titik kritis dan mungkin segera terjadi".

Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, mengatakan, sangat penting bagi negara terkait untuk mulai menghadapi ancaman nyata tersebut.

Pernyataan Onodera itu dilontarkan saat berkunjung ke perusahaan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel), di Filipina.

"Ancaman dari Korut telah berkembang ke level yang belum pernah terjadi, kritis, dan mungkin segera terjadi," katanya seperti dilansir Independet, Selasa (24/10/2017).

"Untuk itu, kami telah mengkalibrasi dan merespons dengan melakukan pertemuan untuk membahas tingkat ancaman tersebut," tambahnya.

Baca: Setelah Guam, Korea Utara Ancam Hancurkan Australia

Komentar Onodera itu datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Korut dan Barat, termasuk AS dan sekutu-sekutunya seperti Korsel dan Jepang.

Sejak kepemimpinan Kim Jong Un di negara tersebut pada 2011, dia telah mempercepat program senjata nuklirnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, dia tetap melanjutkan uji coba rudal roket antarbenua, kendati mendapat seruan dari masyarakat internasional untuk tidak melakukannya.

Banyak ahli meyakini rudal tersebut, yang mana sudah diuji coba hingga melewati pulau Hokkaido, Jepang utara, bisa mencapai daratan utama AS.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.