Puigdemont Nyatakan Perlawanan Damai terhadap Madrid

Kompas.com - 29/10/2017, 09:41 WIB
Presiden regional Catalonia Carles Puigdemont saat menghadiri demo di Barcelona pada 21 Oktober 2017.
AFP PHOTO/JOSEP LAGOPresiden regional Catalonia Carles Puigdemont saat menghadiri demo di Barcelona pada 21 Oktober 2017.
EditorPascal S Bin Saju

BARCELONA, KOMPAS.com - Carles Puigdemont, pemimpin Catalonia yang dipecat pemerintah Spanyol menyerukan kepada para pendukungnya untuk melakukan perlawanan secara damai atas pengambilalihan kekuasaan di wilayahnya oleh Madrid.

Dalam pidatonya di televisi di Barcelona, ibu kota Catalonia, Sabtu (28/10/2017) waktu setempat, pemimpin separatis Catalonia menyerukan sebuah perlawanan secara damai kepada Madrid, demikian dilaporkan The Independent.

Menurutnya, keputusan Madrid untuk memerintah langsung atau mengambil alih otonomi kekuasaan di provinsi itu dan pemecatan dirinya menetang keinginan rakyat Catalonia.

Catalonia secara teortitis kini berada di bawah kendali langsung dari pemerintah pusat di Madrid. Itu dilakukan setelah parlemen Catalonia menyatakan kemerdekaan dari Madrid, Jumat (27/10/2017).

“Pesan saya kepada kalian adalah agar memiliki kesabaran, ketekunan, dan perspektif,” katanya.

Menurut dia, cara terbaik untuk mempertahankan pencapaian sampai hari ini adalah dengan menolak secara demokratis penerapan Pasal 155.

BacaParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol

Pasal 155 itu “Merupakan kesimpulan dari agresi yang direncanakan terhadap kehendak rakyat Catalonia,” kata Puigdemont.

"Kita harus melakukan ini, mengindari represi dan ancaman. Kita tidak memiliki dan menginginkan penggunaan kekuatan. Itu bukan kita."

Pada Jumat (27/10/2017), sepenggal sejarah diguratkan parlemen Catalonia yakni mayoritas anggotanya menyatakan kemerdekaan dari Madrid.

Dari 82 orang anggota parlemen Catalonia, 70 di antaranya memilih mendeklarasikan kemerdekaan,  10 orang menolak kemerdekaan, dan sisanya abstain. Itu disambut gembira ribuan orang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X