Komik Soal Cara Selamat dari Serangan Nuklir Terbit di Hokkaido

Kompas.com - 19/10/2017, 13:36 WIB
Lewat sarana komik, pemerintah Prefektur Hokkaido di Jepang mensosialisasikan langkah-langkah yang harus dilakukan warga jika terjadi serangan rudal Korea Utara. Hokkaido Prefecture Government Lewat sarana komik, pemerintah Prefektur Hokkaido di Jepang mensosialisasikan langkah-langkah yang harus dilakukan warga jika terjadi serangan rudal Korea Utara.
|
EditorErvan Hardoko

TOKYO, KOMPAS.com - Pulau Hokkaido yang terletak di wilayah utara Jepang, mengambil langkah tak biasa untuk melindungi warganya jika Korea Utara menyerang.

Lewat perantaraan komik atau manga, pemerintah prefektur Hokkaido memberi tahu warganya cara menyelamatkan diri jika serangan nuklir terjadi.

Pemerintah sudah menerbitkan sebuah komik berwarna yang berisi rincian yang harus dilakukan penduduk dalam serangan nuklir.

Komik ini terbit tak lama setelah dua misil Korea Utara meluncur melintasi Hokkaido yang memicu raungan sirene bagian dari sistem peringatan dini nasional yang disebut J-Alert.

Baca: Antisipasi Misil Korut, AS dan Jepang Uji Coba Rudal Pertahanan Udara

Dalam komik setebal empat halaman yang dibuat artis komik Manabu Yamamoto menunjukkan apa yang harus dilakukan penduduk jika mendengar J-Alert tergantung dari lokasi tempat tinggal mereka.

Adegan yang digambarkan lewat komik itu termasuk anak sekolah yang bersembunyi di bawah meja, pelari pagi yang bersembunyi di WC umum, petani yang tiarap di ladang, serta anak-anak yang meletakkan bantal di atas kepala mereka.

Komik itu diterbitkan di situs resmi pemerintah Hokkaido dan akan didistribusikan secara elektronik ke sekolah-sekolah di pulau berpenduduk 5 juta jiwa itu.

Pada 29 Agustus lalu, penduduk Hokkaido terbangun dari tidur beberapa saat sebelum pukul 06.00 waktu setempat karena mendengar sirene yang dikirim lewat ponsel, radio, dan pelantang suara di jalanan.

Sirene meraung-raung saat sebuah misil milik Korea Utara terbang melintasi pulau tersebut. Hal serupa terulang pada 15 September.

Baca: Antisipasi Misil Korut, AS dan Jepang Uji Coba Rudal Pertahanan Udara



Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X