Kompas.com - 26/09/2017, 08:29 WIB
EditorPascal S Bin Saju

ROMA, KOMPAS.com – Puluhan cendekiawan dan rohaniwan Katolik Roma yang konservatif menuding pemimpin tertingginya, Paus Fransiskus, menyebarkan ajaran sesat kepada umat.

Seperti dilaporkan situs berita CNN, Senin (25/9/2017),  langkah kubu konservatif itu terbilang berani tetapi hampir pasti takkan mampu menggoyahkan Paus dan kepausan yang berpikiran reformis.

Surat yang dipublikasikan secara luas, yang memiliki ulasan teologis yang kuat, telah serahkan kepada Paus. Surat itu diteken 40 orang pada 11 Agustus.

Sejak itu pula telah bertambah lagi 22 tanda tangan dan dirilis ke publik pada Sabtu (23/9/2017).

Dalam siaran persnya, kubu konservatif mengatakan, mereka bersuara untuk mewakili "sejumlah besar" kaum klerus dan umat awam yang "tidak memiliki kebebasan berbicara".

Kubu konservatif tidak langsung menuding Paus itu telah menjadi bidaah, tetapi ia dituding mendukung “posisi-posisi sesat” tentang “pernikahan, moralitas, dan ekaristi”.

Baca: Paus Fransiskus: Lebih Baik Jadi Atheis, daripada Katolik "Bermuka Dua”

Paus Fransiskus belum menanggapi surat tersebut secara terbuka dan Vatikan menolak untuk berkomentar.

Kubu konservatif tersebut menyebut  tantangan mereka itu sebagai "koreksi keluarga" Paus dari "putra dan putri spiritualnya".

"Hukum gereja sendiri mensyaratkan agar orang yang memiliki kompetensi tidak tinggal diam saat gembala Gereja menyesatkan kawanan dombanya," kata para sarjana dan rohaniwan Katolik konservatif itu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.