Tak Pakai Sabuk Pengaman, Ratu Elizabeth Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 23/06/2017, 14:04 WIB
Ratu Elizabeth II didampingi putranya Pangeran Charles saat memberikan pidato kenegaraan di gedung parlemen Inggris di London, Rabu (21/6/2017). Carl Court / POOL / AFPRatu Elizabeth II didampingi putranya Pangeran Charles saat memberikan pidato kenegaraan di gedung parlemen Inggris di London, Rabu (21/6/2017).
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com - Seorang warga Inggris melaporkan Ratu Elizabeth II ke polisi karena terlihat tidak mengenakan sabuk pengaman di dalam mobil.

Saat itu Ratu Elizabeth II tengah dalam perjalanan dari Istana Buckingham menuju gedung parlemen untuk memberikan pidato kenegaraan, Rabu (21/6/2017).

Kepolisian Yorkshire Barat lewat akun Twitter-nya membenarkan bahwa seseorang menghubungi nomor darurat 999 untuk melaporkan kejadian itu.

Laporan seorang warga itu sesuai dengan undang-undang yang mengharuskan pengemudi dan penumpang mobil mengenakan sabuk pengaman.

Baca: Surat Romantis Ratu Elizabeth II Terjual dalam Lelang

Dan, sesuai undang-undang, siapa saja yang dietahui tak mengenakan sabuk pengaman saat berkendara bisa dijatuhi denda 500 poundsterling atau hampir sebesar Rp 8,5 juta.

Namun, polisi tidak akan mengusut masalah sabuk pengaman Ratu Elizabeth itu. Sebab, sesuai undang-undang Inggris, Ratu tak bisa menjalani proses hukum.

Ternyata bukan sabuk pengaman saja yang tak dikenakan Ratu Elizabeth II hari itu. Dia juga tak mengenakan mahkota dalam memberikan pidato kenegaraannya di parlemen.

Dan inilah kali pertama sejak 1974, Ratu Elizabeth mengenakan pakaian 'biasa' saat berpidato di hadapan para anggota parlemen.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X