Paus Fransiskus Ikut Bersuara Soal Serangan Bom Truk di Kabul

Kompas.com - 31/05/2017, 21:10 WIB
Alberto PIZZOLI / AFP Paus Fransiskus.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus bersuara tentang serangan bom truk di Kabul, Afganistan, yang menewaskan setidaknya 80 orang, Rabu (31/5/2017). 

"Setelah menyaksikan kesedihan akibat serangan mengerikan di Kabul, banyaknya korban yang tewas dan luka parah, Paus menyampaikan belasungkawanya sepenuh hati kepada semua orang yang terkena dampak tindakan brutal ini."

Demikian bunyi pernyataan dari Vatikan, yang dikirimkan kepada Kedutaan Besar Afganistan di Italia, seperti dilansir kantor berita AFP

"Yang Mulia memuji jiwa-jiwa almarhum dengan belas kasih Yang Maha Kuasa."


"Paus pun memasukkan warga Afganistan dalam doa-doa yang dipanjatkan demi perdamaian."

Seperti yang telah diberitakan, ledakan dahsyat memecah kesibukan pagi hari di distrik diplomatik Kabul.

Sebuah truk berisi 1.500 kilogram bahan peledak meletus dan menghancurkan kawasan itu.

Selain menelan korban jiwa, sejumlah kantor kedutaan besar rusak akibat serangan tersebut. Bahkan, ada staf kedutaan yang menjadi korban luka dalam peristiwa ini.

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah umat Islam memasuki bulan suci Ramadan. 

Baca: Sudah 80 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Kawasan Diplomatik Kabul

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorGlori K. Wadrianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X